• March 18, 2026
Untuk mendukung mudik, operator seluler menambah 300 Mobile BTS

Untuk mendukung mudik, operator seluler menambah 300 Mobile BTS

Untuk memantau kemacetan dan fasilitas pendukungnya, pemudik dapat menggunakan aplikasi Ayo Pulang.

JAKARTA, Indonesia – Pemerintah berharap tidak semua pemudik akan melakukan perjalanan pada hari yang sama, 23 Juni 2017. Memang, Presiden Joko “Jokowi” Widodo menetapkan tanggal 23 Juni sebagai hari libur Idul Fitri tahun 2017.

“Kami berbicara tentang persiapan Idul Fitri. “Ada juga Kapolri, dan kami ngotot kalau ada yang boleh pulang dulu, itu lebih baik,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara usai bertemu Presiden Jokowi, Senin, 19 Juni 2017 di Istana Met.

Rudiantara juga mengatakan, pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyediakan layanan mudik gratis. Senin ini akan ada pelepasan resmi 500 bus di Taman Mini oleh Ibu Rini (Menteri BUMN Rini Soemarno), dan nantinya secara bertahap akan ada lagi dari pihak swasta dengan total lebih dari 1.000 bus untuk mudik gratis. kata Rudiantara.

Bagi pemudik yang membawa kendaraan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Perhubungan telah menyiapkan aplikasi “Ayo Mudik” demi kenyamanan pemudik. Aplikasi ini dapat diunduh sekarang dan berbasis Google Map.

“Itu untuk membuat segalanya lebih mudah. Jadi kita bisa tahu jaraknya, lalu berapa menit sampainya, dan sebagainya. Apakah ada kantor polisi di dekat sini? Pos kesehatan? “Apakah itu SPBU, ATM, masjid, dan sebagainya,” kata Rudiantara.

Rudiantara mengatakan, setiap hari akan ada informasi dan laporan terkini dari para menteri yang ditayangkan di televisi dan media massa tentang persiapan dan perkembangan arus mudik. Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik lebaran dalam negeri pada tahun 2017 akan meningkat sebesar 5% dibandingkan tahun 2016, menjadi sekitar 19 juta orang.

Operator seluler mendukung mudik 2107

Terkait kesiapan pengelola layanan penyedia layanan telepon seluler, Rudiantara mengatakan kesiapan merespons peningkatan permintaan pada puncak kemacetan sangat diharapkan.

“Di titik-titik rawan kemacetan dipasang Mobile BTS untuk mengantisipasi peningkatan percakapan. Sudah disiapkan 300,” kata Menteri Rudiantara.

“Di titik-titik rawan kemacetan dipasang Mobile BTS untuk mengantisipasi peningkatan percakapan. Sudah disiapkan 300,” kata Menteri Rudiantara.

Mayoritas Seluler Ada BTS di Pulau Jawa, di sepanjang jalur mudik Tanah Air. Pada tahun 2016, jumlahnya berkisar 200 orang, namun belum cukup untuk menanggung beban lonjakan percakapan saat terjadi kemacetan parah di sepanjang Tol Brebes.

(BA: Data BNPB: 11 orang meninggal di tol Brexit)

Rudiantara mengatakan hal ini Seluler BTS dipasang di titik-titik tertentu, Pertama yang tidak ada cakupan alias tempat kosongYang Kedua, diperkirakan kapasitasnya harus ditingkatkan. Upaya ini melibatkan seluruh operator seluler.

“Karena kita punya Peraturan Menteri tentang tingkat layanan Karena itu tes mengemudiDilakukan selama sebulan dan seluruh operator yang tergabung dalam Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan Cominfo mengecek titik keberangkatan mana saja yang ada di stasiun? Baik itu pelabuhan laut maupun bandara, tidak hanya di Jakarta tetapi di kota-kota besar seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar dan Bali serta Bali, kata Rudiantara.

Menariknya, menurut data, lalu lintas Yang tertinggi sebenarnya adalah Bali. “Mungkin semua warga Jakarta yang tidak menikmati lebaran akan berlibur ke Bali. “Nah, itu satu hal, lalu juga pada jalur-jalur, baik tol Jakarta Utara, jalur selatan, maupun kereta api,” kata Rudi.

Operasionalisasi BTS seluler akan dilaksanakan hingga Juli 2017. Panggilan rutin persiapan lebaran untuk operator Telkom dilaksanakan bulan lalu, pada tanggal 23 Mei 2017.

Pengujian dilakukan terhadap kualitas jaringan seluruh operator seluler di seluruh titik pemberangkatan mudik yaitu Jakarta, Batam, dan Balikpapan. Kemudian, seluruh jalur mudik dan pulang yaitu kereta api utara dan selatan, jalur darat Jakarta-Lampung dan Jakarta-Semarang, serta seluruh titik kedatangan mudik di Surabaya, Makassar, Medan, Padang, Bandung, Semarang, dan Lampung.

“Hasilnya sangat bagus, namun BRTI meminta seluruh operator seluler untuk terus meningkatkan kualitas layanannya karena masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan,” kata Komisioner BRTI Muhammad Imam Nashiruddin di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Konferensi Pers Kesiapan Pelayanan Mudik Lebaran 2017 di kantor Kemkominfo. , Jakarta, Senin 19 Juni 2007. – Rappler.com

Hongkong Prize