• March 23, 2026
Xiaomi memperkenalkan Redmi 4A, smartphone pertama yang diproduksi di Indonesia

Xiaomi memperkenalkan Redmi 4A, smartphone pertama yang diproduksi di Indonesia

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Redmi 4A dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 425, dual SIM dan mendukung jaringan 4G

JAKARTA, Indonesia – Pada hari Jumat, 10 Februari, bertempat di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Xiaomi, perusahaan ponsel ternama asal China, mengumumkan telah mulai memproduksi perangkat lokal di Indonesia.

Langkah ini juga menyoroti komitmen Xiaomi terhadap regulasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

Dengan memenuhi tingkat komponen lokal, Xiaomi telah mematuhi peraturan TKDN yang berarti nilai atau kuantitas tingkat produksi komponen perangkat keras dan perangkat lunak telah memenuhi standar penjualan. telepon pintar 4G di Indonesia.

Untuk memproduksi perangkat selulernya di Indonesia, Xiaomi bekerja sama dengan PT Erajaya Swasembada Tbk, PT Sat Nusapersada Tbk, dan TSM Technologies.

Pabrik lokalnya berlokasi di Batam yang merupakan bagian dari segitiga ekonomi Indonesia-Malaysia-Singapura serta kawasan perdagangan bebas yang juga dikenal sebagai kota industri dan pusat transportasi.

Berjudul pada kesempatan itu Kami dibuat di Indonesia itu, Hadir pula Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, perwakilan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan, Xie Feng, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Republik Indonesia dan Hasan Aula, CEO PT Erajaya. Swasembada Tbk.

Smartphone Xiaomi pertama yang diproduksi di Indonesia adalah Redmi 4A yang dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 425, dual SIM dan didukung jaringan 4G.

Smartphone berbobot hanya 131,5g ini dibekali baterai 3120mAh dan mampu bertahan selama tujuh hari, tersedia dengan harga Rp 1.499.000 dan akan dijual melalui jaringan toko Erafone dan didistribusikan oleh PT. Teletama Artha Mandiri (TAM) ke seluruh toko telepon berjalan Tradisional Indonesia dari akhir Februari.

Wang Xiang, Senior Vice President, Xiaomi, mengatakan: “Memulai produksi lokal di Indonesia merupakan bukti pentingnya pasar Indonesia bagi Xiaomi, sekaligus merupakan indikasi komitmen kami untuk terus tumbuh di Indonesia untuk berkembang.”

Sementara itu, Steven Shi, Head of Southeast Asia, Country Head of Indonesia, Xiaomi mengatakan: “Indonesia adalah pasar yang penting bagi Xiaomi dan kami yakin konsumen di Indonesia memiliki antusiasme yang sama dengan kami mengenai komitmen Xiaomi dalam memproduksi perangkat di Indonesia.” -Rappler.com

SDy Hari Ini