• March 16, 2026
Yang perlu diwaspadai saat melakukan perjalanan jauh saat berpuasa

Yang perlu diwaspadai saat melakukan perjalanan jauh saat berpuasa

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Yang terpenting adalah menjaga stamina dan memastikan kecukupan asupan nutrisi dan cairan selama perjalanan

JAKARTA, Indonesia – Selain bagi orang sakit, ibu hamil, dan menyusui, kewajiban berpuasa juga dikurangi bagi orang yang melakukan perjalanan jauh saat berpuasa.

Kalaupun Anda memang berniat untuk bertahan selama perjalanan jauh, ada baiknya Anda melakukan persiapan jauh-jauh hari. Pasalnya, puasa saat melakukan perjalanan jauh menghabiskan banyak tenaga. Jadi apa yang harus Anda persiapkan?

Berikut beberapa tips jika ingin melakukan perjalanan jauh sambil tetap berpuasa. Misalnya saja jika Anda ingin mudik ke kampung halaman dengan menggunakan mobil pribadi.

Merencanakan sebuah perjalanan

Sebisa mungkin hindari melakukan perjalanan jarak jauh tanpa perencanaan yang matang. Pastikan Anda mengetahui dengan jelas kemana tujuan Anda, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke sana dan akses jalan yang akan Anda lalui. Dengan cara ini, Anda bisa mengurangi risiko terburuk yang bisa terjadi selama perjalanan.

Berburu stamina

Hal lain yang tak kalah penting adalah jangan lupa untuk tetap menjaga kebugaran tubuh selama perjalanan jauh. Ada baiknya Anda mulai mempersiapkan stamina jauh sebelum keberangkatan. Ingat, hanya Anda sendiri yang mengetahui kondisi tubuh Anda. Jadi jika Anda ingin melakukan perjalanan jauh saat berpuasa, perhatikan kondisi tubuh Anda agar stamina tetap terjaga selama perjalanan. Jangan mengemudi jika Anda mengantuk.

Lengkapi asupan nutrisi dan cairan Anda

Sebelum berangkat, pastikan Anda sudah mencapai asupan nutrisi dari makanan sehat yang Anda konsumsi saat sahur dan saat puasa. Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan, hal ini bertujuan untuk menjaga cairan dalam tubuh. Selain air putih, jika memungkinkan Anda bisa mengonsumsi vitamin untuk membantu menjaga stamina selama perjalanan jauh. Selain itu, vitamin juga akan menjaga kesegaran tubuh selama perjalanan.

Lakukan perjalanan semalam

Jika Anda tidak ingin terlalu lelah dan ingin tetap segar selama perjalanan, ada baiknya Anda mencoba memulai perjalanan pada malam hari. Selain tidak terkena paparan sinar matahari yang cepat menyebabkan Anda kehabisan cairan, dalam perjalanan malam hari Anda tetap punya banyak tenaga karena baru berbuka puasa.

Keuntungan lain dari bepergian di malam hari adalah ketika Anda haus atau lapar selama perjalanan, Anda dapat dengan mudah minum dan makan. Dengan begitu, kadar gula darah Anda akan kembali normal sehingga Anda bisa lebih fokus dalam perjalanan. Tentu saja hal itu tidak bisa Anda lakukan jika bepergian di siang hari, bukan?

Bawalah obat

Berbagai kemungkinan bisa terjadi saat melakukan perjalanan jarak jauh. Apalagi, kondisi orang yang berpuasa relatif rentan. Jadi tidak ada salahnya bersiap membawa obat sendiri di kotak P3K Anda. Siapa tahu di tengah perjalanan Anda membutuhkan obat sebagai pertolongan pertama. Beberapa obat yang bisa anda siapkan antara lain obat sakit kepala, minyak angin, obat mabuk, kain kasa dan obat merah.

Bersiaplah membawa makanan untuk berbuka puasa

Menjadi seorang musafir yang bepergian sambil berpuasa, kemungkinan besar Anda harus berbuka puasa di jalan. Daripada mengambil resiko dengan membeli makanan di pinggir jalan yang tidak yakin kualitas dan kebersihannya, lebih baik bekal diri untuk berbuka. Tidak perlu menyiapkan makanan yang rumit. Makanan sederhana untuk berbuka puasa saja sudah cukup, misalnya air mineral dan roti gandum.

Perhatikan barang-barang Anda

Biasanya kita sedikit lemas saat berpuasa. Akibatnya, kekuatan konsentrasi menjadi berkurang. Tidak jarang barang bawaan atau dompet tertinggal. Untuk itu, usahakan sebisa mungkin untuk selalu terjaga. Fokuskan pikiran Anda untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Beristirahatlah jika Anda lelah

Kecelakaan lalu lintas banyak terjadi pada perjalanan jauh karena pengemudi mengantuk dan lelah. Oleh karena itu, jangan memaksakan diri untuk terus mengemudikan kendaraan jika sudah terlanjur lelah. Carilah tempat istirahat sejenak untuk mengendurkan otot-otot yang tegang akibat terlalu lama duduk.

Nah itulah beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat melakukan perjalanan jauh saat berpuasa. Semoga bermanfaat, ya! -Rappler.com

Artikel ini sebelumnya telah diterbitkan di halosehat.com

Keluaran Hongkong