• April 18, 2026
5 hal tentang MS, korban kekerasan anak lainnya

5 hal tentang MS, korban kekerasan anak lainnya

MS, seorang anak SD, juga menjadi korban kekerasan terhadap anak di Lampung Timur. Kini namanya sedang menjadi trending topik di Twitter.

JAKARTA, Indonesia – Simpati yang meluas terhadap YY, remaja berusia 14 tahun yang meninggal setelah diperkosa oleh 14 pria, membuat banyak orang mengajukan kasus serupa. Suara masyarakat diyakini akan memastikan kasus seperti ini segera diadili dan pelanggarnya dihukum sesuai hukum.

Masih dari daratan Sumatera, seorang gadis cilik ditemukan tewas akibat perbuatan biadab tersebut. MS yang baru berusia 10 tahun meninggal karena diperkosa oleh dua pria.

Berikut 5 hal yang perlu Anda ketahui tentang MS:

1. Publik melalui Facebook

Akun Edi Arsadad di media sosial Facebook menjadi orang pertama yang mengungkap kasus MS. Ia menilai masyarakat terlalu fokus pada Yy dan mengabaikan kasus serupa lainnya yang juga sering terjadi di Indonesia. Berikut artikel di Facebook yang diunggah Edi:

Saat ini, semua perhatian tertuju pada Yy, seorang gadis berusia 14 tahun yang diperkosa dan kemudian dibunuh oleh 14 pemuda mabuk.
Semua orang menyalakan lilin untuk Yy.

Aku iri dengan semua yang ditujukan pada Yy. Saya hanyalah seorang gadis kecil asal Desa Labuhan Ratu, Lampung Timur.

Nama saya MS, umur saya 10 tahun.
Sore itu, sepulang sekolah, aku sedang mengaji bersama teman-temanku, lalu ada dua orang yang mengajakku dengan janji es krim.
Aku hanya menurut dan mengikuti ajakan mereka, aku kemudian dibawa ke suatu tempat, aku tak pernah menyangka kedua orang yang mengundangku itu akan berbuat jahat padaku.

Saya diperkosa seperti yang dilakukan orang-orang itu terhadap Yy, lalu saya dicekik dan dipukul dengan benda keras yang ada di dekatnya, persis seperti yang terjadi pada Yy.

Nafasku mulai menjadi pendek, hening dan terputus-putus hingga akhirnya malaikat itu mengangkatku seperti cara malaikat itu mengangkat Yy.
Tapi kenapa semua orang menyalakan LILIN hanya untuk Yy?
Mengapa tidak ada yang menyalakannya untuk saya?

Aku hanyalah seorang gadis kecil yang disayang oleh orang tuaku, aku hanya ingin POLISI menangkap pelaku yang memperkosa, membunuh dan menghancurkan harapan orang tuaku.

Saya MS.

Di sini Edi meminta masyarakat juga menyalakan lilin untuk MS. Agar ceritanya juga bisa didengar dan keadilan bisa didapat. “Tolong beri aku lilin juga, aku butuh perhatian juga.”

Pada aksi simpati Yy yang berlangsung di Bundaran HI, Minggu 8 Mei 2016, para peserta turut menyalakan lilin untuk MS. Tak ketinggalan, hashtag #candlesforMS pun ikut trending Topik populer Hari ini.

2. Diculik sepulang sekolah

Sama seperti Yy, MS sedang dalam perjalanan pulang sekolah ketika bertemu dengan pemerkosanya. Berdasarkan keterangan saksi, kedua pelaku mengendarai sepeda motor Vixion berwarna putih. MS pun tergiur dengan tawaran jajanan sehingga ikut bersama pelaku.

Ia hilang sejak 14 April 2016, dan baru ditemukan empat hari kemudian dalam keadaan tewas dan tubuhnya membusuk. Jenazah MS ditemukan di sebuah kabin yang hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari rumah orang tuanya. Hingga saat ini identitas kedua pelaku belum diungkap.

3. Meninggal karena stroke

Polisi menerima laporan warga mengenai jenazah gadis di sebuah gubuk di Dusun III Pesawahan, Desa Sumbermarga, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.

Saat ditemukan jenazah tergeletak terlentang, akhirnya diketahui bernama MS yang sebelumnya sempat dikabarkan hilang.

Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan kepala korban mengalami luka akibat pukulan benda tumpul. Dari situ polisi menyimpulkan MS dibunuh.

4. Masih mengenakan seragam SD

Berdasarkan keterangan saksi, korban sedang bermain bersama teman sekolahnya di kawasan Taman Kanak-Kanak (K) yang tak jauh dari rumahnya. Dia tidak punya waktu untuk bertemu orang tuanya sepulang sekolah.

Saat ditemukan, jenazahnya masih mengenakan kemeja putih berlogo SD dan membawa tas berwarna coklat yang masih berisi buku pelajaran.

5. Polisi masih melakukan penyelidikan

Hingga saat ini, Polsek Way Jepara telah melakukan olah TKP (TKP) serta mengumpulkan saksi dan barang bukti.

“Sebagai upaya tindak lanjut, kasus ini masih didalami untuk mengungkap siapa kedua pria tak dikenal tersebut,” ucapnya Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jepara Brigjen Pol Hermansyah.

Tampaknya, kasus MS bukanlah yang pertama di kawasan ini. Pada Februari lalu, polisi berhasil melacak pelaku pencabulan terhadap anak berusia 12 tahun. Mereka juga mengungkap tujuh anak lainnya menjadi korban penganiayaan, meski belum diketahui pelakunya.-Rappler.com

BACA JUGA:

Result HK