Ahok Dinilai Hina Agama, Ini Pembelaan Megawati
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
“Kalau di Jawa lancar, tapi orang di sana (Bangka Belitung) biasanya begitu ya?”
JAKARTA, Indonesia – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menilai cara komunikasi Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama adalah hal biasa yang cenderung blak-blakan.
Lalu saya katakan, sampai ke tingkat presiden, saya sampaikan kepada Pak Jokowi, kalau Pak Ahok tidak bicara seperti itu, dia bukan Bangka, kata Megawati dalam jumpa pers di Blitar, Senin 10 Oktober 2016.
Menurut Megawati, setiap suku memiliki ciri khasnya masing-masing, termasuk gaya komunikasi yang berbeda antara satu suku dengan suku lainnya. “Di Jawa lancar, tapi orang di sana (Bangka Belitung) biasanya seperti itu kan,” kata Megawati.
Ia pun mencontohkan masyarakat Batak yang jika berbicara terdengar seperti sedang berteriak. Semua ini jangan dijadikan sentimen negatif. “Banyak pihak yang menyampaikan sentimen emosional dan mengatakan bahwa mulut Pak Ahok agak keterlaluan,” kata Megawati.
Putri mantan Presiden Soekarno ini kemudian meminta Ahok berhenti menjawab pertanyaan wartawan saat ini pintu berhenti. Pasalnya, jawaban-jawaban tersebut kerap dijadikan bahan untuk memancing sentimen negatif terhadap dirinya.
“Saya bilang ke Pak Ahok ada pintu berhenti “Tidak perlu dikatakan apa-apa karena itu adalah titipan jurnalis yang ada yang terus-terusan memandang negatif,” lanjut Megawati.
Ahok kini menjadi sorotan karena ucapannya saat berkunjung ke Kepulauan Seribu pada 27 Oktober lalu. Saat itu, di hadapan warga Kepulauan Seribu, Ahok mengungkit Surat Al Maidah Ayat 51.
“Jadi jangan percaya pada orang, mungkin dalam hatimu kamu belum tentu bisa memilihku. Bohong dengan surat Al Maidah 51, macam-macam,” kata Ahok.
Ucapan Ahok menjadi populer setelah rekaman videonya tersebar di Internet. Banyak yang menilai Ahok menghina ayat suci. Bahkan ada yang berencana melaporkannya ke polisi.
Ahok sendiri meminta maaf jika ucapannya soal Surat Maidah ayat 51 menyinggung umat Islam.
Ahok merupakan calon Gubernur DKI Jakarta 2017 yang didukung PDIP. Tak heran jika Megawati selaku ketua umum partai berlambang banteng itu kemudian membelanya. —dengan laporan ANTARA/Rappler.com