• April 17, 2026

TIMELINE : Haji 1437 Hijriah

JAKARTA, Indonesia – Rombongan jemaah haji asal Indonesia mulai berangkat ke Arab Saudi pada Selasa, 9 Agustus.

Mereka akan menunaikan ibadah haji hingga pelaksanaan Hari Raya Iduladha yang jatuh pada 12 September 2016.

Berikut kronologi pemberitaan Haji 1437 Hijriyah:

Minggu, 11 September

127 Jamaah Haji Indonesia Ikuti Safari Wukuf

Direktur Jenderal Urusan Masyarakat Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono mengatakan, sebanyak 127 jemaah haji Indonesia sedang bersafari pada puncak ibadah haji tahun ini.

“Sebanyak 90 orang melakukan safari wukuf dengan duduk di 6 bus yang telah disiapkan dan 37 jamaah melakukan safari wukuf dengan posisi berbaring,” kata Anung yang juga anggota Amirul Haj. siaran pers Kementerian Agama pada hari Minggu, 11 September.

Dikatakannya, sekitar pukul 10.00 atau 11.00 jamaah haji Indonesia sudah siap berangkat ke Arafah agar bisa mendapatkan waktu yang diharapkan di sana.

Puncak Wukuf Haji di Arafah akan terjadi bersamaan dengan masuknya Dhuhur. Saat ini berdasarkan data yang dimiliki Anung, sebanyak 99 jemaah haji Indonesia sudah berada di Arafah untuk menjalani wukuf.

Usai melaksanakan wukuf, jamaah akan melaksanakan salat Zuhur dan Ashar jama ta’dim qashar. Mereka kemudian diberi kesempatan untuk beribadah secara individu.

Momen ini biasanya digunakan untuk salat, zikir dan membaca Al-Qur’an serta introspeksi diri.

Jamaah haji mulai berangkat ke Muzdalifah dari Arafah setelah salat Maghrib. Selain bermalam, jamaah akan mengambil batu di Muzdalifah untuk menunaikan ibadah Jumrah di Jamarat.

Jumat, 9 September

Pada ibadah haji ilegal, 191 WNI ditahan di Mekkah

Sebanyak 191 WNI ditahan di Kota Mekkah, Arab Saudi, akibat menunaikan ibadah haji melalui jalur ilegal. Mereka disergap oleh aparat keamanan setempat di pintu masuk Mekah pada Rabu 7 September.

Benar, kejadiannya 2 hari yang lalu, di sekitar pintu masuk Mekkah banyak penjaga yang dipasang otoritas Saudi yang mencegah warga asing menunaikan ibadah haji tanpa izin, paspor dan lain sebagainya, kata Pj Konjen. Republik Indonesia di Jeddah, Dicky Yunus, pada Jumat. 9 September.

Diketahui, sebagian WNI yang ditahan tersebut hendak menunaikan ibadah haji namun tidak menggunakan paspor haji. Mereka datang dari jalur perbukitan, atau “haji turis backpacker”.

Namun hingga saat ini KJRI Jeddah belum diperbolehkan mengakses tahanan imigrasi di Arab Saudi karena masih musim haji.

“Sekarang masih musim haji. Kami tidak dapat memperoleh akses dan tidak dapat mengumpulkan data. “Setelah tanggal 19 September 2016, kami mungkin mendapat akses,” kata Dicky.

Lebih lanjut di Detik.com.

Kamis, 8 September

Menteri Agama Lukman Saifuddin mengingatkan jamaah haji Indonesia untuk mengikuti jadwal waktu pelemparan Jumrah yang telah disiapkan.

Karena adanya penyimpangan dalam pelaksanaan tahun lalu, tahun lalu 126 jemaah haji Indonesia tewas dalam tragedi Mina.

Tahun ini, calon jamaah haji kita sudah diinformasikan jauh-jauh hari untuk mematuhi jadwal waktu ibadah Jumrah. Larangan berangkat ke Jamarat untuk melempar Jumrah adalah pada :

  • 06:00-12:00 pada tanggal 10 Zulhijjah
  • 13:00-18:00 pada tanggal 11 Zulhijjah
  • 08:00-14:00 pada tanggal 12 Zulhijjah

“Larangan ini terus diterapkan kepada jemaah untuk mengurangi risiko jemaah kami bertemu dan berdesakan dengan jemaah lain dari negara-negara Afrika,” kata Lukman kepada Rappler.

Baca lebih lanjut di sini.

Selasa, 30 Agustus

118 ribu calon jemaah haji tiba di Mekkah dan 36 orang lainnya meninggal dunia

Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu menyebutkan jumlah calon jemaah haji yang tiba di Mekkah mencapai 118 ribu. Berdasarkan data Kepala Bidang Data dan Siskohat Eko Dwi Irianto, data tersebut merupakan data calon jemaah haji yang tiba pada Selasa, 30 Agustus waktu Saudi pukul 17.00 WIB.

Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 80 ribu calon jamaah haji Indonesia gelombang pertama yang datang dari Madinah usai menunaikan Arbain di Masjid Nabawi. Sementara itu, 38 ribu jemaah haji Indonesia lainnya yang berangkat gelombang kedua dari Indonesia menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah menuju Mekkah, kata

Jamaah yang datang berasal dari 195 kloter yang terbang dari Madinah dan 94 kloter dari Jeddah.

Selain itu, hingga Selasa lalu, ada 36 calon jemaah asal Indonesia yang meninggal dunia. Akhirnya diketahui nama calon jemaah haji yang meninggal dunia Taggi bin Haseng Maggu dari Surabaya di atas kapal. Dia meninggal karena penyakit kardiovaskular.

Pemerintah menjamin seluruh calon jemaah haji yang meninggal dunia dapat menunaikan ibadah haji.

177 WNI ditahan karena menggunakan paspor Filipina untuk menunaikan ibadah haji

Sebanyak 177 warga negara Indonesia (WNI) ditahan pihak imigrasi Filipina karena menggunakan paspor palsu negara tersebut untuk menunaikan ibadah haji ke Arab Saudi. Mereka memanfaatkan kuota jamaah haji Filipina dengan bantuan sindikat pemalsu paspor.

WNI tersebut ditangkap saat hendak terbang ke Madinah, Arab Saudi, dengan pesawat Philippine Airlines (PAL) bernomor penerbangan PR 8969 di Bandara Internasional Ninoy Aquino (NAIA), Manila, pada Jumat, 19 Agustus, dini hari. Pagi.

Biaya yang mereka keluarkan untuk mendapatkan paspor Filipina berkisar antara US$6 ribu hingga US$10 ribu (Rp 78 juta – Rp 131 juta).

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila menyatakan demikian berkoordinasi dengan lembaga di Filipina terkait kejadian ini. “KBRI telah dan akan terus memberikan bantuan kepada 177 orang yang diduga kuat WNI,” kata Sekretaris Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Manila, Tody Baskoro, kepada media.

Selasa, 9 Agustus

5 Pesan Menteri Agama untuk Jamaah Haji

Menteri Agama Lukman Saifuddin menyampaikan 5 pesan untuk jemaah indonesia yang mulai berangkat ke Arab Saudi hari ini untuk menunaikan ibadah haji.

“Yang pertama agar jemaah tetap menjaga kesehatannya,” kata Lukman saat melepas pemberangkatan calon jamaah haji rombongan terbang pertama resepsi Jakarta-Pondok Gede.

Kesehatan merupakan modal penting dalam menjalankan setiap prosesi haji di Arab Saudi yang saat ini cuacanya lebih panas dibandingkan Indonesia.

Dikatakannya, jamaah harus pintar-pintar membawa diri dengan menerapkan pola hidup sehat, mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang cukup dan melakukan aktivitas seperlunya agar tidak menguras tenaga agar dapat menjalankan setiap ibadah haji dengan baik.

Lukman juga berpesan kepada jamaahnya untuk benar-benar mempelajari tata cara haji, dan mengutamakan pelaksanaan rukun dan kewajiban haji karena melihat adanya kecenderungan jamaah haji sering memaksakan diri untuk melakukan kegiatan yang tidak memenuhi rukun dan kewajiban haji. .

“Kelompok pertama ini hanya akan berada di Arafah selama sebulan. Haji adalah puncak wukuf, maka jangan terlalu banyak menghabiskan waktu sebelum wukuf. Bukan berarti saya melarang hal-hal yang sunnah. Jika Anda menunaikan umrah pada musim haji, Anda bisa melakukan dua hingga tiga kali umrah, namun tidak setiap hari. “Pasti menguras stamina,” ucapnya.

Ia juga berpesan agar jemaah menaati peraturan yang ada serta arahan ketua tim rombongan terbang dan petugas haji.

Selain itu, Lukman berpesan kepada jamaahnya untuk menjaga nama baik Indonesia karena jamaah haji pada hakikatnya adalah duta bangsa yang menyandang nama Indonesia.

“Warga dari berbagai belahan dunia datang ke Tanah Suci dan melihat jamaah haji Indonesia,” ujarnya.

Terakhir, Lukman berpesan kepada para jemaah untuk selalu mendoakan diri sendiri, keluarga, lingkungan dan bangsa Indonesia agar selalu bisa keluar dari permasalahan dan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Ayah dan ibu akan berada di tempat yang membutuhkan doanya dan pada waktu yang khusus,” ujarnya.

Jemaah haji Indonesia mulai berangkat ke Tanah Suci

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin melepas keberangkatan rombongan terbang pertama jemaah haji Indonesia Jakarta-Pondok Gede berangkat ke Tanah Suci pada Selasa pagi.

Setelah menginap selama 24 jam di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, jemaah haji berangkat dari Resepsi Jakarta-Pondok Gede dengan menggunakan bus menuju Bandara Halim Perdanakusuma, dimana mereka tiba sekitar pukul 08:00 WIB per pesawat berangkat ke Arab Saudi. .

Menag menyebutkan, pada hari ini terdapat 4.459 orang dalam 11 rombongan terbang yang berangkat ke Tanah Suci serentak dari berbagai daerah di Indonesia.

Ia mengatakan, jemaah haji hari ini berangkat sebanyak 9 orang yakni Medan, Batam, Padang, Jakarta, Bekasi, Solo, Surabaya, Lombok, dan Makassar.

—Rappler.com

Data SDY