• April 18, 2026
Sketsa: Selamat Hari Kartini

Sketsa: Selamat Hari Kartini

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Hari Kartini bukanlah peringatan pahlawan nasional kita, melainkan peringatan gagasan dan perjuangannya

JAKARTA, Indonesia – Setiap tanggal 21 April kita merayakan Hari Kartini, sebuah peringatan perjuangan para pahlawan nasional yang memperjuangkan persamaan hak bagi perempuan.

Kartini lahir dari anggota keluarga priyayi atau bangsawan. Ayahnya adalah seorang bupati di Jepara dan ibunya adalah seorang guru. Kartini melihat betapa tidak setaranya hak laki-laki dan perempuan pada masanya dalam hal pendidikan dan hak hidup.

Ia melihat bagaimana perempuan saat itu hanyalah alat untuk mempersatukan keluarga yang menikah dengan laki-laki idaman orang tuanya. Parahnya lagi, poligami merajalela di Pulau Jawa. Ibunya, MA Ngasirah, juga menjadi salah satu korban. Istri pertama, tapi bukan yang utama.

Kartini pun kemudian enggan dijodohkan dan memilih berkarier di dunia guru.

Selain mengajar, ia rutin bertukar pikiran dengan sahabat penanya, Rosa Abendanon, tentang dunia luar dan negara Indonesia dengan bantuan bahasa Belanda.

Buah pemikirannya tidak hanya diabadikan dalam buku ‘Habis Terang Terang Terbitlah Gelap’, tetapi juga ada ‘Surat-Surat Kartini’ dan ‘Surat-Surat Kartini, Refleksi dan Untuk Bangsanya’.

Perjuangannya tidak serta merta berhasil. Hingga akhir hayatnya, persamaan hak antar jenis kelamin masih ada hingga tanggal 22 Desember 1928, 24 tahun setelah Kartini meninggal, sebelum diadakan konferensi perempuan.

Para perempuan yang mengikuti konferensi tersebut terinspirasi dari beberapa perempuan inspiratif di Indonesia, termasuk Kartini. Konferensi perempuan inilah yang kini kita kenal sebagai Hari Ibu berkat Keputusan Presiden tahun 1953, sedangkan Hari Kartini baru ditetapkan pada tahun 1964.

Hari Kartini bukanlah peringatan pahlawan nasional kita, melainkan peringatan gagasan dan perjuangannya. Sama halnya dengan Hari Ibu, saat pertama kali Presiden Soekarno menetapkan perayaan ini. —Rappler.com

Sketsatorial adalah kolom mingguan Rappler tentang isu-isu penting yang dibahas menggunakan sketsa video, yang dibuat oleh Iwan Hikmawan. Ikuti Iwan di Twitter @Sketgram.


togel hari ini