Siapapun yang ingin menyerang Pak Jonan dan Pak Arcandra akan saya dorong
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Luhut juga menyampaikan pesan serupa kepada anggota Komisi VII DPR
JAKARTA, Indonesia – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta seluruh jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak terlibat politik praktis dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, politik praktis hanya akan membuang waktu dan tenaga untuk hal-hal yang tidak perlu.
“Lebih baik kita (memikirkan) energi terbarukan, bagaimana kita memandang minyak, bagaimana membuat harga gas di bawah tujuh dolar (AS),” kata Luhut di Kementerian ESDM, Senin, di sela-sela acara serah terima. . , 17 Oktober.
Ia juga berpesan kepada seluruh jajaran di Kementerian ESDM untuk tidak berprasangka buruk.
“Ini penting menurut saya, karena jika Anda berpikiran negatif, (maka) energi Anda akan terkuras hanya untuk itu. Masa lalu boleh saja berlalu, namun kedepannya kita akan berbuat yang terbaik untuk negeri ini. “Itu pesan saya,” kata Luhut lagi.
Ia pun terang-terangan menyatakan akan membela Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar jika ada yang mencoba menyerang mereka.
“Orang lain yang mau menyerang Pak Jonan dan Pak Arcandra, nanti kebetulan di bawah koordinasi saya, saya juga akan melibasnya,” kata pria yang pernah menjabat Menko Polhukam itu.
Luhut juga menyampaikan pesan serupa kepada Ketua dan Anggota Komisi VII DPR yang hadir dalam acara serah terima tersebut. Luhut meminta DPR juga mendukung Jonan dan Arcandra untuk menyukseskan program pemerintah.
“Jujur saya berterima kasih kepada teman-teman di Komisi VII (DPR), saya hanya minta jangan bertinju di sini (Jonan-Arcandra). “Dan mudah-mudahan Komisi VII dan ESDM menjadi paten,” ujarnya.
Duo Jonan-Arcandra dinilai Luhut sangat mumpuni dan bisa membawa sektor ESDM menjadi lebih baik.
Jonan dan Arcandra dilantik menjadi menteri dan wakil menteri oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo pada Jumat, 14 Oktober. Kedua pejabat tersebut sebelumnya duduk di kursi menteri dan kemudian diberhentikan karena alasan masing-masing.
(BACA: Jokowi tunjuk Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM)
Pilihan Jokowi ini mengejutkan publik, apalagi Jonan diketahui tidak punya pengalaman sebelumnya di bidang energi. – dengan laporan ANTARA/Rappler.com