• May 23, 2026
Kelebihan dan Kekurangan Pabrik Semen di Pegunungan Kendeng

Kelebihan dan Kekurangan Pabrik Semen di Pegunungan Kendeng

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Alasan mereka menolak pembangunan pabrik semen juga karena menerimanya.

JAKARTA, Indonesia – Perjuangan warga Pegunungan Kendeng, Pati, Jawa Tengah, mulai terlihat titik terang usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Selasa pekan lalu. Untuk tahun depan, seluruh izin terkait pembangunan akan ditangguhkan hingga KLHS (Studi Lingkungan Hidup Strategis) selesai.

Konflik ini dimulai pada tahun 2010 dan berlanjut hingga sekarang. Dua pihak yang berseberangan adalah Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk. melalui anak perusahaannya PT Sahabat Mulia Sakti (SMS).

Ekspansi yang ‘tidak merusak alam’

PT Sahabat Mulia Sakti berencana membangun pabrik semen di Pati dengan total investasi Rp 7 triliun. Kalau tidak ada kendala, bangunlah pabrik sebaiknya mulai tahun 2017. Jika selesai, pabrik tersebut akan memproduksi 4,4 juta ton semen per tahun.

Untuk lahan eksplorasi, Indocement membutuhkan lahan seluas 180 hektar, terdiri dari 128 hektar milik masyarakat, dan sisanya milik Perhutani. Pabrik tersebut juga akan membuat sekitar 300 hingga 400 keluarga mengungsi.

Direktur Utama Indocement Christian Kartawijaya mengatakan investasi ini tidak akan merusak alam. “Investasi “Ini akan memberikan tambahan air bagi masyarakat sekitar lebih dari 600 ribu meter kubik per tahun,” ujarnya.

Selain membangun pabrik semen, perseroan juga akan membangun infrastruktur yang merupakan bagian dari CSR. Dia berencana untuk membangun waduk dan waduk yang menampung air hujan dan menampung luapan banjir Sungai Juwana. Kapasitasnya diperkirakan mencapai volume 2,1 juta meter kubik per tahun.

Soal kekhawatiran pabrik akan terdamparnya mata air, Christian langsung membantahnya. “Kami selalu menambang di atas permukaan air. Kalau ada mata air permanen, tidak boleh kita manfaatkan, tetap dijaga. “Di Cirebon bahkan ada sumber air panas yang tidak pernah habis,” ujarnya.

Pabrik semen, lanjut Christian, hanya membutuhkan sedikit air sebagai hasil produksinya proses kering. Karena itu, Christian menyebut pihak yang menentang karena alasan tersebut sebenarnya minim pengetahuan dan informasi.

Jika investasi tersebut lolos, dia berharap dampak ekonomi terhadap warga semakin meningkat. Sumber pendapatan asli daerah dari sektor pertambangan bisa meningkat.

“Kami membayar Rp. 20 miliar per tahun khusus pertambangan di Cirebon, karena kapasitas produksinya 4,4 juta ton. “Saya berharap perekonomian daerah akan bergairah, dan nantinya pajak tenaga kerja dan pajak lainnya juga akan ditambahkan,” ujarnya.

Indonesia tidak membutuhkan tambahan semen

Protes koordinator JM-PPK Gunretno dan warga lainnya tentu saja karena dampak lingkungan. Mereka khawatir akan kehilangan sawah dan mata pencaharian bertani jika pabrik mencaplok wilayah Pati.

“Nanti petani jadi buruh, meski tidak sehat. “Mari kita bersinergi dengan alam,” ujar Sukinah, salah satu dari 9 Kendeng Kartini yang mengokohkan kakinya di depan Istana Negara pada April lalu sebagai bentuk perlawanan.

Mereka juga menuduh analisis dampak lingkungan yang dilakukan perusahaan itu palsu. Ada manipulasi data oleh penyusun dokumen dengan prinsip Amdal yang salah seperti dijelaskan Suryo Adi Wibowo dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Salah satunya adalah jumlah gua, kolam dan air mancur tidak sesuai. Di AMDAL jumlah gua disebutkan 9 padahal di lapangan ada 64 gua, untuk mata air disebutkan ada 40 tetapi di lapangan tercatat 125 mata air, kemudian di AMDAL tidak disebutkan ponore. namun kenyataannya ada 28 titik ponore.

Suryo mengatakan Pulau Jawa sudah tidak cocok lagi untuk industri yang banyak menggunakan air. Semen adalah salah satunya.

“Kita harus mulai beralih ke hal lain,” katanya.

Selain itu, kawasan karst Kendeng masih berpotensi menjadi sumber air bersih yang akan musnah jika ada pabrik semen. – Rappler.com

BACA JUGA:

Keluaran SDY