• April 7, 2026
Waspadai penipuan pada sensus ekonomi 2016

Waspadai penipuan pada sensus ekonomi 2016

Pemerintah akan mengadakan sensus ekonomi pada tanggal 1 – 31 Mei 2016. Jawaban yang jujur ​​akan memberikan gambaran perekonomian yang sebenarnya. Sensus ini gratis.

JAKARTA, Indonesia – Belakangan ini beredar informasi yang meminta masyarakat mewaspadai pihak-pihak yang memanfaatkan proses Sensus Ekonomi 2016 untuk melakukan tindak pidana penipuan.

Viralnya beredar informasi yang menyebutkan oknum yang mengaku sebagai petugas sensus sektor non pertanian ini melakukan penipuan dengan cara menghipnotis warga yang dikunjunginya. Masyarakat diminta mewaspadai potensi penipuan yang dilakukan oknum petugas sensus.

“Yang merampok tentu bukan petugas sensus. “Harap berhati-hati terhadap pihak yang memanfaatkan peluang,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin saat dihubungi Rappler, Senin, 9 Mei.

Menurut Suryamin, informasi di bawah ini merupakan proses yang berlaku pada Sensus Ekonomi 2016:

Petugas sensus akan mengunjungi rumah Anda dari pintu ke pintu untuk mengumpulkan data tentang usaha yang dimiliki oleh seluruh anggota rumah tangga. Usaha-usaha tersebut antara lain: usaha rumahan, usaha jalanan, usaha keliling, persewaan kamar penginapan/sewa, penjualan online, katering dan usaha-usaha lainnya kecuali usaha di bidang pertanian.

Petugas sensus akan membawa dua kuesioner. Katakanlah kuesioner A dan kuesioner B.

Jika tidak ada anggota rumah tangga (ART) Anda yang memiliki usaha yang bersangkutan, Anda hanya akan ditanyai menggunakan kuesioner A. Yang dicatat hanya nama kepala rumah tangga saja. Oleh karena itu, waktu kunjungan petugas dapat kurang dari 10 menit.

Jika ada anggota rumah tangga yang mempunyai usaha, maka Anda akan dicatat dengan menggunakan dua kuisioner, yaitu kuisioner A yang dilanjutkan dengan kuisioner B. Pada kuisioner B Anda akan ditanya rincian tentang usaha Anda antara lain: nama usaha, alamat usaha, tahun didirikan mulai bekerja, hukum entitas, jumlah karyawan, pengeluaran, pendapatan dan penggunaan Internet serta penggunaan waralaba.

Semakin banyak pelaku usaha yang memiliki anggota rumah tangga maka semakin banyak pula kuesioner B yang digunakan sehingga waktu kunjungan petugas akan semakin lama.

Setelah selesai, petugas akan menempelkan stiker sensus ekonomi di rumah Anda. Stiker ini sebagai tanda bahwa rumah Anda TELAH SENSOR, dan juga memudahkan petugas jika ada keperluan untuk melakukan kunjungan kembali di kemudian hari.

Petugas sensus ekonomi dapat dikenali berdasarkan atribut yang digunakannya: Topi, Rompi, KTP, Tas, Surat Tugas. Anda bisa meminta petugas sensus untuk menunjukkan surat mandatnya agar tidak ada oknum penipu yang memanfaatkan momen sensus ini.

Terima petugas sensus ekonomi, berikan jawaban jujur. FYI, sensus ekonomi tidak berkaitan dengan pajak, kerahasiaan data dijamin negara dan gratis.

Di Bogor, sensus berjalan tanpa kendala berarti

“Jika ada masyarakat yang kediamannya sudah ditempel stiker Sensus Ekonomi 2016 namun belum dikunjungi petugas, harap lapor ke kantor Badan Pusat Statistik di nomor 0251-8324579,” kata Kepala BPS Kota Bogor, Budi Haryono. dikutip Antara.

Suryamin mengatakan, pihaknya menyiapkan 340 ribu petugas untuk melakukan sensus ekonomi 2016. Dana yang dialokasikan untuk gaji petugas mencapai Rp2,4 triliun.

Menurut Budi, untuk keperluan survei dan sensus ekonomi, petugas harus turun ke lapangan untuk mendapatkan data akurat dari pelaku usaha, serta rumah tangga yang menjalankan usaha atau usaha baik. luring juga tidak on line.

“Kami berharap masyarakat sebagai responden dapat memberikan data yang akurat, dan data setiap responden dijaga kerahasiaannya sesuai dengan aturan sensus ekonomi UU No. 16/1997,” kata Budi.

Data yang benar akan memberikan gambaran situasi perekonomian yang lebih akurat.

Budi menjelaskan, sensus ekonomi dilakukan setiap 10 tahun sekali dengan tahun berakhir pada angka 6. Sensus Ekonomi 2016 merupakan sensus keempat yang dimulai pada tahun 1986, 1996, dan 2006.

Sensus penduduk dilakukan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi seluruh kegiatan perekonomian kecuali sektor pertanian dan skala ekonomi usaha.

Tujuannya adalah untuk mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan perekonomian, sebagai dasar perumusan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan.

Apa manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016?

  • Pemetaan potensi (tingkat) ekonomi berdasarkan wilayah, jenis dan pelaku usaha
  • Membandingkan PDB/PDRB, lapangan kerja, dll
  • Ketersediaan kerangka pengambilan sampel untuk berbagai kegiatan survei ekonomi (Survei Harga, Survei Produksi, Survei Distribusi, Survei Jasa, Survei Khusus/adhoc, dll.)
  • Basis data yang dikembangkan dan patokan Update Daftar Usaha Terintegrasi (IBR)
  • Ciri-ciri usaha berdasarkan skala usaha
  • Fitur Bisnis (Unik): waralaba, e-commerce/bisnis online, pemasaran berjenjangdll.
  • Memetakan daya saing bisnis berdasarkan wilayah
  • Tinjauan prospek usaha dan perencanaan investasi di Indonesia

Sektor usaha apa saja yang akan diikutsertakan dalam Sensus Ekonomi 2016?

  • Penambangan dan Penggalian
  • Industri pengolahan
  • Pengadaan listrik, gas, steam/air panas dan udara dingin
  • Pasokan air, pengelolaan dan daur ulang limbah, pembuangan dan pembersihan limbah dan sampah
  • Konstruksi
  • Perdagangan besar dan eceran, perbaikan dan perawatan mobil
  • Transportasi dan gudang
  • Penyediaan akomodasi dan penyediaan makanan dan minuman
  • Informasi dan Komunikasi
  • Layanan keuangan dan asuransi
  • Properti
  • Layanan profesional, ilmiah dan teknis
  • Jasa persewaan, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang bisnis lainnya
  • Layanan pendidikan
  • Pelayanan kesehatan dan kegiatan sosial
  • Budaya, hiburan dan relaksasi
  • Kegiatan pelayanan lainnya
  • Layanan individu melayani rumah tangga
  • Kegiatan badan dan organisasi internasional
  • Informasi lengkap mengenai Sensus Ekonomi 2016 tersedia diperoleh di sini.

—Rappler.com

Live HK