• April 17, 2026

Apakah Anda ingat Lauren Rosales? Kakaknya JR juga meninggal

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

(DIPERBARUI) ‘Saya tidak tahu harus merasakan apa. Pelaku ingin membungkam kami,’ kata sumber yang dekat dengan keluarga Rosales

MANILA, Filipina (DIPERBARUI) – Saya harap itu hanya saya (Saya berharap itu adalah saya),” Petronio “JR” Rosales Jr. katanya pada akhir Juli ketika adik perempuannya Lauren ditembak di sebuah jeepney di Kota Makati.

Lauren adalah satu-satunya saudara kandungnya, seorang penggemar K-pop (budaya pop Korea) yang menjadi korban pria bersenjata tak dikenal yang menembakkan 3 peluru ke punggungnya tiga bulan lalu pada jam sibuk pagi hari. (BACA: Lauren Rosales: Jangan Ingat Dia Sebagai Gadis yang Meninggal di Jeep)

JR – sang kakak laki-laki yang berjuang untuk menerima kematian adiknya – tidak menyadari bahwa dia juga akan mengalami nasib yang sama. Dia adalah Ditembak mati oleh pria tak dikenal pada Rabu, 26 Oktober pukul 12.25 WIB.

JR dan seorang temannya sedang menunggu tumpangan di depan Dellherts Cafe Bar and Restaurant di sepanjang Jalan Yakal di Barangay San Antonio, Makati, ketika dua pria yang mengendarai sepeda motor tiba di lokasi kejadian.

Salah satu pria kemudian menembak JR dari jarak dekat, mengarah ke pelipis kirinya.

JR mengenakan celana pendek selutut dan sandal Crocs saat dia ditembak. Dibutuhkan 3 pria untuk membawa mayatnya yang berat menjauh dari genangan darah, dan mengangkatnya ke tandu yang sudah menunggu dengan kasur tipis berwarna biru.

Anggota TKP mengambil kunci, rokok, dan uang tunai dari saku JR. Rupanya perampokan bukanlah motif para penyerang.

Takut

Seseorang yang dekat dengan keluarga tersebut mengatakan JR, yang berbasis di Inggris, baru saja berada di Manila untuk menindaklanjuti manfaat Layanan Jaminan Sosial (SSS) Lauren. Dia seharusnya sudah lama pergi untuk bergabung kembali dengan istrinya di Inggris.

“Saya tidak tahu harus merasakan apa. Pelaku ingin membungkam kami,” ujar warga lainnya yang juga dekat dengan keluarga tersebut. “Saya mati rasa. Saya mengkhawatirkan nyawa saya sendiri,” kata sumber tersebut, yang meminta tidak disebutkan namanya karena takut.

Ibu dari Lauren dan JR kaget. “Dia idiot (Dia hanya menatap ke angkasa). Kami belum bisa berbicara dengannya,” kata sumber itu. Seluruh keluarga ketakutan.

Hingga Rabu sore, jenazah JR masih berada di rumah duka untuk diautopsi. Rincian mengenai dampaknya masih belum diselesaikan.

Seorang penyelidik mengatakan mereka belum mengidentifikasi tersangka, karena kedua pria tersebut mengenakan helm full-face. Hingga saat ini, kejahatan yang melibatkan saudara perempuan JR pun masih belum terpecahkan.

Ketika Lauren meninggal, yang bisa dikatakan JR saat itu hanyalah, “Seumur hidupnya ada di depannya.” Lagipula, pria berusia 26 tahun yang lulus dengan predikat cum laude ini sangat menantikan perjalanan ke Jepang pada tahun 2017. Namun hal itu tidak pernah terjadi.

Beberapa netizen bahkan tabloid terkemuka Filipina ditandai Kematian Lauren terkait narkoba, sama seperti kasus lainnya. Keluarga Rosales membantah klaim tersebut, dengan mengatakan Lauren tidak menggunakan obat-obatan terlarang.

Istri JR diperkirakan tiba di sini dari Inggris untuk mengatur rincian pemakaman dan pemakaman suaminya. Dia juga mungkin akan mengatakan bahwa suaminya tidak menggunakan obat-obatan terlarang. Dia di sini hanya untuk adik perempuannya yang sudah meninggal. – Mara Cepeda dan Patricia Evangelista/Rappler.com

judi bola