• April 16, 2026
AS dan Indonesia menandatangani 10 kerja sama senilai 10 miliar dolar

AS dan Indonesia menandatangani 10 kerja sama senilai 10 miliar dolar

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Sepuluh perjanjian tersebut termasuk Exxon Mobil, General Electric, Halliburton, Honeywell dan Lockheed Martin.

JAKARTA, Indonesia – Memasuki hari terakhir kunjungan kerjanya ke Jakarta, Wakil Presiden AS Mike Pence menyaksikan penandatanganan 10 nota kesepahaman antara perusahaan Paman Sam dengan perusahaan Indonesia. Kerja sama yang paling banyak dilakukan adalah di bidang pertahanan dan energi dengan total lebih dari US$10 miliar atau setara Rp133 triliun.

Dari 10 perjanjian tersebut antara lain Exxon Mobil, General Electric, Halliburton, Honeywell, dan Lockheed Martin. Perjanjian Exxon Mobil tersebut mencakup kontrak pasokan gas alam cair sebanyak 1 juta ton per tahun ke Pertamina selama 20 tahun terhitung tahun 2025. Bersama Halliburton, PT PLN siap mengembangkan sumber daya panas bumi di Indonesia.

Sementara itu, Honeywell akan memasok 34 mesin turboprop TPE331 kepada PT Dirgantara Indonesia (DI) untuk NC212i selama empat tahun ke depan yang akan meningkatkan kemampuan pesawat tersebut. Pemasok alutsista juga akan memberikan pelatihan TPE331 kepada masinis PT DI.

Lockheed Martin telah setuju untuk memasok sistem persenjataan baru untuk jet tempur F-16 yang ditempatkan di Pangkalan Udara Iswahyudi. Jet tempur tersebut digunakan untuk meningkatkan ketahanan maritim dan teritorial Indonesia dalam melakukan operasi dengan Paman Sam.

“Perjanjian ini menggambarkan besarnya minat perusahaan Amerika terhadap peluang yang ada di Indonesia,” kata Pence, Jumat, 21 April di Hotel Shangri-La.

Sementara itu, Shinta Kamdani, Ketua Pengurus Harian Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), mengatakan kerja sama bilateral yang disepakati antara pemerintah Indonesia dan AS terlihat sangat agresif. Oleh karena itu, dia mendorong Indonesia untuk segera menindaklanjutinya.

Faktanya, saat ini pemerintah AS bertekad untuk bekerja sama secara bilateral. Oleh karena itu, hal ini harus segera ditindaklanjuti. “Kalau tidak ingin tertinggal dengan negara lain, itu yang harus kita dorong,” kata Shinta di tempat yang sama.

Ia menambahkan, APINDO dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) telah menyiapkan peluang investasi di bidang lain selain sektor pertambangan dan energi.

“Kami mengajukan proposal untuk acara yang ada. Namun harus sejalan dengan perjanjian kerangka investasi perdagangan Amerika yang dikembangkan saat itu. “Yang jelas peran setiap dunia usaha juga nantinya, tidak hanya Government to Government,” ujarnya.

Mike Pence melanjutkan perjalanannya ke Australia pada Jumat sore. Indonesia menjadi negara ketiga yang dikunjunginya dalam rangkaian tur ke berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik. – Rappler.com

Result SDY