Awal November mendatang, Sandra Dewi akan menikah di Gereja Katedral Jakarta
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Setelah itu kami melanjutkan bulan madu ke Jepang dan New York
JAKARTA, Indonesia – Sandra Dewi bahagia sekaligus cemas dengan hari pernikahannya yang akan segera tiba. Segalanya telah dipersiapkan dengan matang oleh Sandra menjelang hari istimewanya. Mulai dari busana, tempat hingga konsep perayaannya yang serba putih.
Namun Sandra masih enggan menyebutkan tanggal pasti pernikahannya. Yang jelas adalah pemberkatan pernikahannya dengan sang kekasih, Harvey Moeis.
“Antara 1-10 (November). Teman-teman (media) diundang semua, kok. Karena ini aku lagi pengelolaan ke gereja untuk menyediakan tempat untuk teman. Saya berjanji tidak apa pun tapi aku masih berusaha “Saya juga bilang ke pasangan saya,” kata Sandra saat ditemui, Selasa malam, 11 Oktober, di hotel Ritz Carlton, Pacific Place.
Ada alasan khusus mengapa Sandra dan tunangannya akhirnya memilih Gereja Katolik Katedral sebagai tempat pemberkatan pernikahan mereka.
“Ini gereja paling klasik di Jakarta. Saya bisa mengundang semua teman saya dari agama apa pun ke sana. Karena, benar, pestanya tidak ada di sini. Jadi semua teman saya yang berbeda agama bisa datang dan menonton.”
Sebelum persiapan pernikahan, Sandra mengaku tidak mengalami konflik seperti yang biasa dialami pasangan menjelang hari pernikahan.
“Saya dan pasangan saya baik-baik saja aha. Ini seperti masalah pakaian, kalau saya lebih sederhana. Sedangkan pasangan saya memakai baju Eropa bugaritu sangat jauh di Singapura. Hingga aku berkata, ‘Lain kali cocok Sendiri aha, Aku lelah’. Ha ha ha. Yang pertama bagiku menemani, bugar keluarga juga tapi lama-lama akulah yang susah bugar kita menemanimu,” kata Sandra yang juga sibuk dengan pesta bujang minggu lalu.
“Ya, sebenarnya aku juga mengatakan hal yang sama teman-teman Tidak apa-apa jika Anda tidak perlu melakukannya pesta bujang karena aku sangat sibuk. Selain itu, semuanya harus dilakukan ditangani oleh. Bertemu dengan EO juga. Namun mereka tetap ngotot dan melakukannya secara sembunyi-sembunyi. Akhirnya berhasil kejutan membuat saya.”
Apapun itu, meski lelah dan disibukkan dengan berbagai urusan menjelang pernikahan, Sandra mengaku bahagia.
“Akhirnya terjual ya? Saya bisa menjawab semua pertanyaan ‘Kapan kamu akan menikah?’ menjawab. Pusing Kamu tahu diminta seperti itu. Ha ha ha. Setelah ini pasti kamu akan ditanya kapan akan mempunyai anak. Itu sebabnya aku akan melakukannya besok juga pemeriksaan umum juga pergi ke dokter kandungan. Doakan semoga lancar. Dan hasilnya bagus.”
Berbagai proses menjelang pernikahannya dilalui Sandra dengan lancar. Salah satunya adalah konseling pernikahan. Meski begitu, Sandra belum memutuskan apakah dirinya dan Harvey akan menjalani proses isolasi.
Yang jelas setelah pemberkatan pernikahan di Jakarta, Sandra dan suaminya akan terbang ke Jepang untuk menggelar resepsi di Disneyland sesuai impian Sandra.
“Kalau saya mau ke Tokyo Disneyland, kalau pasangan saya mau ke katedral. “Jadi seperti impian semua orang,” kata Sandra yang juga akan menggelar upacara Tea Pai, tradisi minum teh khas Tiongkok di pesta pernikahan.
“Itu hanya keluargaku. Karena kami keturunan Tionghoa, suami saya juga akan datang aha. Dia melakukannya di Indonesia.”
Usai pernikahan, bulan madu menanti Sandra dan Harvey. Karena resepsinya digelar di Jepang, keduanya memutuskan untuk melanjutkan bulan madu di sana. “Sekitar akhir November. Nah, kalau kita berhasil (hamil) kita tidak akan kemana-mana lagi. Tapi kalau tidak berhasil, coba lagi, mungkin pergi ke New York.”-Rappler.com.