• April 17, 2026
Batanes membutuhkan air minum, makanan kaleng, bahan bakar

Batanes membutuhkan air minum, makanan kaleng, bahan bakar

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Hingga 16 September, lebih dari 10.200 orang di Batanes terkena dampak topan Ferdie. Pihak berwenang belum mencapai kota Sabtang, Itbayat dan Mahatao

MANILA, Filipina – Kantor satu-satunya perwakilan distrik Batanes, Henedina Abad, menghimbau masyarakat untuk membantu warga yang terkena dampak topan Ferdie (Meranti) dan Gener (Malakas).

Dalam postingan Facebooknya, Rachel Ponce, warga Itbayat yang saat ini tinggal di Manila sebagai asisten Abad, memohon bantuan karena mereka belum menghubungi beberapa kota. Dia mengatakan kebutuhan mendesak termasuk air minum dan makanan kaleng.

Ponce mengatakan mereka sangat membutuhkan perhatian karena kekuatan topan belum pernah dirasakan di Batanes sebelumnya.

Dia mengatakan karena C130 tidak bisa mendarat di Itbayat, mereka meminta helikopter untuk dikirim ke kota tersebut.

Abad mengatakan sebelumnya bahwa provinsi tersebut masih kekurangan pasokan listrik, dan jalur komunikasi di kota Basco, Itbayat, dan Mahatao telah terputus.

“Masyarakat kami tidak memiliki akses terhadap air atau listrik saat ini, dan komunikasi antar provinsi sulit terjalin,” kata Abad, seraya menambahkan bahwa kerusakan besar juga terjadi di bidang pertanian dan infrastruktur.

Ajudan Abad lainnya mengatakan bahwa masyarakat yang terkena dampak juga membutuhkan bahan bakar.

Hingga Jumat, 16 September, lebih dari 10.200 orang di Batanes terkena dampak topan tersebut, menurut Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan (DSWD).

Pada hari Kamis tanggal 15 September seluruh provinsi Batanes berada di bawah s keadaan bencana akibat gempuran topan Ferdie.

Ke mana harus mengirim sumbangan

Menurut staf Abad, donasi dapat disalurkan ke alamat ini:

  • 46 A. Eugenio Lopez Drive corner Samar Street, South Triangle, Quezon City (Sekitar 100 meter dari EDSA)

Donatur juga dapat berkoordinasi dengan anggota staf Abad yang berwenang berikut ini jika ingin membantu:

  • Marco: 09989885468
  • Nona : 09183322954

Bantuan sedang dalam perjalanan

Sementara itu, DSWD akan mengisi kembali barang bantuan dan dana darurat dari unit pemerintah daerah yang terkena dampak.

“Bantu kami rekan senegaranya (orang desa) di Batanes yang terkena dampak Ferdie dan Gener sedang dalam perjalanan. DSWD siap untuk memenuhi peran penguatannya dalam upaya bantuan dari unit pemerintah daerah di provinsi tersebut, yang merupakan responden pertama,” kata Menteri Kesejahteraan Sosial Judy Taguiwalo.

Pada hari Jumat, DSWD memiliki dana bantuan sekitar P844 juta, paket makanan keluarga senilai P182 juta, bahan makanan senilai P220,5 juta, dan barang non-makanan senilai P311,8 juta.

Kantor Operasi Sumber Daya Nasional DSWD (NROO) bersiaga dan menunggu persetujuan dari pihak berwenang untuk membeli 20.000 potong beras merah, 5.000 potong mong popok, dan 600 paket sembako keluarga ke Basco, Batanes, melalui pesawat C130.

Sebelum topan terjadi, barang bantuan senilai P620.200 berikut disimpan di Batanes, menurut kantor lapangan DSWD di Wilayah II:

  • 350 karung beras NFA
  • 46 kotak daging cincang
  • 56 kotak sosis
  • Ikan sarden sebanyak 56 dus dikemas dalam paket makanan

Penyakit ini tersebar di daerah yang terkena dampak seperti Basco, Uyugan dan Ivana. Kantor lokal DSWD masih berusaha menjangkau kota Sabtang, Itbayat dan Magatao.

Badan penanggulangan bencana daerah menyatakan akan terbang ke Basco melalui pesawat C130 pada Sabtu, 17 September. Tim seharusnya terbang ke Batanes pada hari Kamis, namun tidak diberikan izin karena cuaca buruk. – Rappler.com

Togel Hongkong