Berita Pilkada DKI: Selasa, 18 Oktober 2016
keren989
- 0
Pantau terus laman ini untuk update berita terkini seputar Pilkada DKI pada Selasa 18 Oktober 2016
Calon gubernur dan wakil gubernur DKI wajib mendaftarkan akun media sosial kampanye sebelum 27 Oktober
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta mewajibkan setiap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur mendaftarkan akun media sosial tim kampanyenya paling lambat tanggal 27 Oktober atau satu hari sebelum masa kampanye dimulai.
“Jika calon menggunakan media sosial sebagai media kampanye, maka harus segera mendaftar ke KPU paling lambat sehari sebelum kampanye,” kata Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno, Selasa, 18 Oktober.
Namun hingga saat ini KPUD belum menerima pendaftaran calon pasangan calon yang telah mendaftarkan akun media sosial terkait.
Ia mengatakan, tim atau calon pasangan calon boleh menggunakan media sosial untuk berkampanye, asalkan tidak digunakan untuk melanggar hukum.
Tapi dengan syarat tidak boleh melakukan penghinaan, tidak boleh melakukan fitnah, black campaign dan sebagainya, maka secara umum harus ada norma yang harus dipenuhi, kata Sumarno. Sama sekali Di Sini.
Ruhut Dukung Ahok-Djarot, Demokrat Siapkan Sanksi Berat
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan sanksi berat kini siap dijatuhkan terhadap Ruhut Sitompul.
Nanti Dewan Kehormatan akan memberikan sanksi beratnya, kata Agus Hermanto, Selasa 18 Oktober 2016.
Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan dukungannya terhadap dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang akan bertarung pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI pada September lalu.
Keputusan Ruhut dinilai bertentangan dengan kebijakan partai. Pasalnya, Partai Demokrat mengusung duet Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni pada Pilgub dan Wakil Gubernur DKI 2017.
Karena sikapnya yang nekat, Partai Demokrat pun menyiapkan sanksi. Saat ini, Dewan Kehormatan bahkan merekomendasikan saksi serius kepada Ruhut. “Iya (sanksinya) berat,” kata anggota Dewan Kehormatan Partai itu Demokrat Darizal Basir. Baca berita selengkapnya Di Sini.
Dalam pengumuman nomor urut pasangan calon, KPUD DKI meminta bantuan Polda Metro
Komisi Pemilihan Umum (KPUD) DKI Jakarta akan meminta bantuan Polda Metro Jaya untuk memastikan pengumuman nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur digelar pada Selasa, 25 Oktober di Balai Sudirman, Jakarta Selatan. 2016.
“Kami mohon Kapolda dapat memberikan izin penyelenggaraan acara ini dengan menerbitkan izin keramaian, karena jumlah peserta yang hadir kurang lebih dua ribu orang,” tulis KPUD DKI kepada Polda Metro Jaya, Selasa, 18 Oktober 2016.
Dua ribu orang tersebut diperkirakan berasal dari pendukung tiga bakal pasangan calon, yakni Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, dan Agus Harimurti-Sylviana Murni.
Saat ini ketiga paslon tersebut masih berstatus bakal calon. KPUD DKI baru akan menetapkan ketiga pasangan ini sebagai calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada Senin, 24 Oktober. Baca berita selengkapnya Di Sini.
Sophia Latjuba mengikuti Ahok ke Dataran Marunda

Sebagai juru bicara tim sukses pasangan calon petahana Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, Sophia Latjuba diharapkan tidak selalu hadir di setiap kegiatan Ahok.
Meski demikian, aktris berusia 46 tahun ini sepertinya tak mau melewatkan satu momen pun. Untuk itu, ia bahkan rela menghadiri peresmian Ruang Publik Terpadu Rumah Anak (RPTRA) di Rusun Marunda, Jakarta Utara pada Selasa pagi, 18 Oktober 2016.
Sophia tiba 20 menit setelah Ahok dan langsung duduk di barisan paling depan, sejajar dengan tempat Ahok duduk. Sophia sebelumnya mengaku tertarik dengan program RPTRA yang dicanangkan Ahok.
“Ada satu program yang sangat menarik perhatian saya, yaitu RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak). “Di tempat ini anak-anak bisa bermain, berolahraga, belajar, mengaji,” tulis Sophia di akun Instagramnya. Baca berita selengkapnya Di Sini.
Kunjungi warga Muara Baru, Anies Baswedan yang didakwa melakukan pemukiman kembali

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus berkunjung untuk mengetahui lebih jauh permasalahan warga Jakarta. Tadi malam, Anies menyapa warga RW 17 Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.
Saat berdialog dengan warga, Ketua RW setempat Gustara Muhammad mengatakan warganya siap dimukimkan kembali jika Anies nantinya terpilih menjadi Gubernur DKI.
“Soal penggusuran, kami mendukung program pemerintah. Tapi bantulah kemanusiaan,” kata Gustara Muhammad pada Senin malam, 17 Oktober 2016.
Gustara mengatakan kawasan Muara Baru saat ini sangat padat. Sekitar 13 ribu kepala keluarga tinggal di sana. Oleh karena itu, mereka tidak akan menolak jika ada pergeseran.
“Kalau belum siap membantu warga, pamit saja. “Itu bahasa masyarakat,” kata Gustara. Baca berita selengkapnya Di Sini.
—Rappler.com