Chen Long tersingkir di perempat final Indonesia Open 2017
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Chen Long mengaku tak berambisi menjadi juara Indonesia Open 2017. Dia hanya ingin menambah poin
JAKARTA, Indonesia – Indonesia Open 2017 terus memberikan kejutan bagi publik. Bagaimana tidak para pemain top tumbang satu per satu?
Kali ini pemain tunggal putra papan atas Tiongkok Chen Long kalah dari pemain bulu tangkis India Prannoy HS di babak perempat final yang digelar Jumat 16 Juni. Chen kalah di rubber set dengan skor 18-21, 21-16, dan 19-21 sepanjang 75 menit pertandingan.
Lantas bagaimana pendapat pemain yang berhasil meraih medali emas Olimpiade Rio 2016 setelah kalah dari pemain non-unggulan?
“Saya telah berhadapan dengan Prannoy sebelumnya. Dia bermain lebih baik dan lebih sabar hari ini. “Tetapi saya juga puas dengan permainan saya sendiri,” kata Chen saat memberikan siaran pers.
Chen mengaku terpengaruh angin saat menghadapi Prannoy karena baru pertama kali berlaga di JCC Senayan. Namun, ia tidak berkecil hati meski kalah di tangan pemain yang tidak memiliki peringkat.
“Ini hanya soal mengambil risiko, siapa yang lebih beruntung. “Bahkan pemain top pun terkadang bisa kalah,” katanya.
Pemain berusia 28 tahun itu mengaku tak kaget melihat kualitas penampilan Prannoy. Apalagi, Prannoy berhasil melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan rival beratnya Lee Chong Wei.
“Itu merupakan hal yang wajar bagi setiap atlet. Mereka berjuang sejak kecil hingga menjadi juara. “Setelah terpilih menjadi unggulan teratas dunia, merekalah yang akan dikalahkan oleh pemain muda berikutnya,” kata Chen Long bijak.
Ia pun mengaku tak punya ambisi untuk menjuarai turnamen Superseries. Chen bilang dia hanya ingin menambah poin.
Kebahagiaan
Sedangkan bagi Prannoy, kemenangannya melawan Chen Long merupakan sebuah kebetulan. Pasalnya dalam berbagai pertemuan mereka di lapangan, peluang mengalahkan Chen Long selalu tipis.
“Saya telah menghadapi Chen Long tiga kali dan melihatnya bermain ribuan kali. “Saya hanya mencoba meyakinkan diri sendiri untuk terus menambah satu poin lebih banyak dari dia,” kata Prannoy.
Sehingga rekor pertemuan Prannoy dengan Chen Long menjadi 1-3. Setelah sukses mengalahkan Chen, Prannoy harus menghadapi pemain Jepang Kazumasa Sakai di semifinal Indonesia Open 2017 yang digelar Sabtu pekan depan. – dengan laporan ANTARA/Rappler.com