Foto dan video lokasi penyerangan truk di Nice
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Sedikitnya 84 orang tewas, termasuk anak-anak, dan ratusan lainnya luka-luka Sebuah truk menabrak kerumunan orang yang berkumpul usai merayakan Hari Bastille di kota Nice, Prancis pada Jumat pagi, 15 Juli.
Truk tersebut melaju sejauh 2 kilometer di sepanjang Promenade des Anglais sebelum pengemudinya ditembak mati oleh polisi. Menurut wartawan AFP, truk berwarna putih itu tiba-tiba melaju dengan kecepatan tinggi.
Peristiwa ini terjadi sehari setelah perayaan hari nasional Prancis, Bastille Day. Setiap tahun hari nasional ini dirayakan dengan upacara militer dan jet tempur Perancis yang terbang di atas kawasan Champs-Elysees.
Gerakan panik!! #Bagus pic.twitter.com/RgXar3fWZs
— DETEKTIF HARP (@harp_detectives) 14 Juli 2016
Ratusan pejalan kaki yang berada di sana ketakutan dan berhamburan meninggalkan kawasan tersebut.
Pengguna Instagram Grace Ann Morrow mengunggah dua video yang memperlihatkan situasi sebelum dan sesudah kejadian. Video perayaan Hari Bastille ini ia unggah tepat setelah kejadian terjadi.
Ann menulis: “Beberapa saat sebelum serangan itu terjadi. Anda bisa melihat bagaimana jalanan dipenuhi pengunjung. Betapa setiap orang penuh dengan kehidupan dan kegembiraan. Video ini direkam di Promenade des Anglais tempat truk melintas. Jalan tersebut sengaja ditutup agar pejalan kaki bisa leluasa berjalan. Tidak ada yang menduga serangan itu akan terjadi. Akhir yang buruk untuk hari yang indah. Aku sangat bahagia.”
Berbeda sekali dengan video di atas, video pertama yang diunggah Ann memperlihatkan kepanikan setelah truk menabrak warga di sepanjang Promenade des Anglais. Dia menulis: “Kepanikan besar terjadi di seluruh pusat kota Nice. Rumor dugaan teroris dan kebingungan yang luar biasa adalah alasan kami semua lari.”
Berikut foto-foto lokasi penyerangan truk di sepanjang Promenade des Anglais.



Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan serangan itu “tidak diragukan lagi merupakan tindakan terorisme”. Keadaan darurat yang diberlakukan di Prancis sejak serangkaian serangan di Paris pada November 2015 telah diperpanjang hingga tiga bulan ke depan.
– Rappler.com