• April 5, 2026
Jutaan umat Islam di seluruh dunia berkumpul di Gunung Arafah untuk melempar jumroh

Jutaan umat Islam di seluruh dunia berkumpul di Gunung Arafah untuk melempar jumroh

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Sekitar 1,8 juta calon jemaah berbondong-bondong ke Gunung Arafah. Untuk mencegah terulangnya tragedi Mina, pemerintah Arab Saudi telah meningkatkan sistem keamanan

JAKARTA, Indonesia – Ibadah haji mencapai puncaknya pada Minggu, 11 September. Sebanyak 1,8 juta calon haji telah berkumpul di lembah bukit Arafah sejak matahari terbit. Lokasi ini berjarak 15 kilometer dari Mekkah.

Di hari penting ini mereka berdoa dan membaca Alquran. Dipercaya bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan khotbah terakhirnya di tempat ini, 14 abad yang lalu.

Bagi Khadem Ndyaye dari Senegal, dia merasa seolah-olah sedang berdiri di hadapan Tuhan. “Muslim datang ke sini dari berbagai tempat, dan kalian semua sama. Jika seluruh dunia seperti itu, maka tidak akan ada perang. “Di sini kami merasa Islam adalah agama damai,” kata pria berusia 47 tahun itu.

Dari kejauhan Arafat tampak tertutup salju, warnanya putih ihram dikenakan oleh jamaah haji laki-laki. Anda bisa melihat titik-titik berwarna pada payung yang dipakai untuk melindungi diri dari panas.

Doa dalam bahasa Arab pun berkumandang.

Meski umat Islam dari seluruh dunia ada, namun Indonesia menyumbang jumlah terbesar.

Keamanan

Pemerintah Arab Saudi telah mengambil langkah preventif dan pengamanan untuk mengantisipasi tragedi Mina yang terjadi pada tahun 2015. Dalam kejadian tersebut, sebanyak 2.300 orang dilaporkan tewas saat berjalan kaki menunaikan ibadah haji.

Salah satunya adalah pembagian gelang identitas dan pelebaran jalan.

Terdapat helikopter yang memantau pergerakan jemaah dari udara; sementara petugas polisi memberi perintah langsung di jalan.

Mereka juga membagikan minuman gratis, yang mengakibatkan banyak botol kosong dan sisa makanan berserakan di jalanan.

Tahun ini, Mufti Agung Arab Saudi Abdul Aziz al-Sheikh tidak akan menyampaikan khotbah karena alasan kesehatan. Koran lokal Lihat mengatakan dia akan digantikan oleh Imam Masjid Mekah Abdul Rahman al-Sudais.

Tahun ini tidak ada umat dari Iran. Pada tragedi tahun lalu, mereka melaporkan jumlah korban tewas tertinggi yakni 464 orang.

Tahun ini, 64.000 jamaah asal Iran dilarang masuk setelah kedua negara yang bertikai gagal menyepakati keamanan dan logistik.

Ratusan hingga ribuan Muslim Syiah asal Iran akhirnya mengambil alternatif ke Karbala, kota suci di Irak, pada hari Sabtu. Namun, Arab Saudi menyatakan menyediakan saluran televisi khusus yang menyiarkan ibadah haji dalam bahasa Persia atau Farsi, yang merupakan bahasa Iran. – Rappler.com

Hk Pools