Kebijakan sekolah sehari penuh tidak dibatalkan namun diperkuat
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Sembari menunggu terbitnya Keputusan Presiden, Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang hari sekolah tetap berlaku
JAKARTA, Indonesia – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy membantah program sekolah sehari penuh dibatalkan oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo. Bahkan, hal itu akan diperkuat dengan peraturan menteri yang menjadi peraturan presiden.
“Sesuai perintah Presiden, regulasi terkait PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) akan ditata kembali. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut akan diperkuat dengan menjadi Keputusan Presiden. Maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menjadi lead sector dalam persiapannya, kata Muhadjir dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu 21 Juni.
Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah ini mengatakan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah masih berlaku menunggu terbitnya Peraturan Presiden tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Penerbitan Perpres tentang PPK ini akan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait serta organisasi massa Islam seperti Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama (Muhammadiyah). Isi peraturan presiden tersebut bisa saja berbeda dengan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang berlaku saat ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memantau perkembangan pembicaraan tersebut.
Muhadjir berharap dengan terbitnya Perpres tersebut mampu mengatur mekanisme PPK secara lebih komprehensif dan membawa keharmonisan masyarakat. Sejak awal dia menekankan bahwa program tersebut sekolah sehari penuh (FDS) disepakati dalam rapat terbatas gabungan dengan Presiden dan Wakil Presiden yang dilaksanakan pada 3 Februari 2016.
Muhadjir merasa perlu memperjelas hal tersebut agar tidak timbul persepsi bahwa dirinya akan menempuh jalannya sendiri untuk merealisasikan kebijakan tersebut.
Jadi, saya mengikuti apa yang diputuskan rapat umum saat itu, kata Muhadjir saat ditemui di Istana Kepresidenan, Senin.
Aturan baru
Staf Ahli Mendikbud Bidang Regulasi Chatarina Mulia Girsang mengatakan, Peraturan Mendikbud tentang hari sekolah masih berlaku hingga dicabut dengan peraturan baru. Terkait pembahasan penyusunan petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) yang sedang berjalan, akan dilakukan sinkronisasi dan harmonisasi dengan peraturan yang sedang disusun.
“Tentunya kami akan melibatkan kementerian dan lembaga terkait dalam setiap penyusunan drafnya. “Kami juga akan melakukan tes publik yang melibatkan elemen masyarakat,” kata Chatarina.
Menurutnya, PPK merupakan amanah Nawa Cita yang bertujuan mempersiapkan generasi emas 2045. Lima nilai karakter utama yang menjadi sasaran penguatan adalah religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Setidaknya terdapat 8.000 sekolah yang telah mendapatkan pelatihan penerapan praktik PPK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2016.
Pernyataan senada juga disampaikan Wakil Presiden Jusuf “JK” Kalla yang menepis kabar pembatalan pertunjukan sekolah sehari penuh. JK mengatakan, program tersebut akan direvisi terlebih dahulu agar lebih baik.
Jika ada persiapan yang matang, program bisa dijalankan. Namun jika ada yang belum siap akan dikaji ulang.
Secara keseluruhan, JK mengakui konsep program tersebut sekolah sehari penuh Yehuda itu baik. Namun ada beberapa hal yang menyesuaikan dengan kondisi saat ini. – dengan laporan ANTARA/Rappler.com