Menteri Perdagangan menjamin pasokan bahan pokok ke pasar rakyat
keren989
- 0
Kemendag memfasilitasi MoU antara asosiasi pedagang pasar dengan BULOG, asosiasi minyak goreng dan daging
JAKARTA, Indonesia – Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Suryani Motik Tahir mengapresiasi upaya pemerintah mengendalikan harga bahan pokok selama Ramadan 2017.
“Saya pikir tahun ini baik-baik saja. Usulan kami, kuota impor daging jangan dibuka hanya untuk pelaku tertentu saja. Sama bawang putih,” kata Yani Motik saat dihubungi Rappler, Rabu 14 Juni 2017.
Usai mengawal penerapan harga eceran tertinggi di ritel modern, Kementerian Perdagangan RI memastikan pasokan bahan pokok di pasar rakyat tradisional tidak terganggu. Penerapan Pendidikan HAM pada bahan pokok juga dilakukan untuk menjamin harga terjangkau bagi masyarakat.
“Jangan sampai pasokan di pasar manusia terganggu. Bapok khususnya minyak goreng, gula pasir, daging beku yang dijual sesuai HET juga akan didistribusikan ke pasar rakyat di seluruh Indonesia. “Jadi bukan hanya ritel modern saja,” jelas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam keterangan yang diterima Rappler, Selasa 13 Juni 2017.
Untuk itu, Kementerian Perdagangan memfasilitasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (IKAPPI) dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) masing-masing dengan BULOG, Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia. (GIMNI), dan Asosiasi Distributor Daging Indonesia (ADDI). ), Senin 12 Juni 2017 di Jakarta.
Menurut Enggartiasto, BULOG hanya mendistribusikan ke pasar manusia. BULOG tidak akan mendistribusikan bapok ke pengecer modern karena harganya berbeda, tambah Mendag.
(BA : Kesulitan mengendalikan harga pangan)
Dalam MoU IKAPPI dan APPSI dengan BULOG, harga jual eceran maksimal pedagang pasar tradisional untuk komoditas beras adalah Rp9.500 per kilogram, gula pasir Rp12.500 per kilogram, minyak goreng kemasan polos Rp11.000 per liter, bawang merah Rp32.000 per kilogram, dan bawang putih. Rp 30.000 per kilogram.
MoU ini juga menghubungkan langsung pedagang pasar rakyat dengan produsen bapok dan asosiasi sehingga distribusi menjadi lebih adil. “Pedagang pasar rakyat akan mempunyai akses yang sama dengan ritel modern. Selain itu, pedagang pasar rakyat juga bisa berdagang langsung dengan BULOG dan asosiasi, tanpa melalui distributor, kata Mendag.
Masing-masing pihak juga wajib melaporkan penyaluran bapok sesuai MoU setiap bulannya kepada Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan melalui Direktur Sembako dan Bahan Esensial. Ketentuan ini mulai berlaku serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 12 Juni 2017.
Sebelumnya, harga eceran tertinggi (HRP) di ritel modern untuk komoditas gula pasir ditetapkan sebesar Rp12.500/kg, minyak goreng kemasan polos Rp11.000 per kilogram, dan daging beku dengan harga maksimal Rp80.000 per kilogram.
Untuk memastikan terlaksananya kebijakan tersebut, Kementerian Perdagangan memfasilitasi penandatanganan MoU antara Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dengan distributor gula, GIMNI, Asosiasi Industri Minyak Goreng Indonesia (AIMMI) dan ADDI pada 4 April 2017. ketentuan ini mulai berlaku serentak di Indonesia pada tanggal 10 April 2017.
Pada Desember 2016, Kementerian Perdagangan juga menginstruksikan Bulog untuk memperluas distribusi daging beku ke luar Jabodetabek, kecuali wilayah yang melarang distribusi daging impor.
“Komitmen distributor daging tinggi. “Kami juga ingin harga terjangkau masyarakat,” kata Juan Permata Adoe, pemilik Kibif, distributor dan produsen daging sapi, saat dihubungi Rappler, Rabu 14 Juni 2017. Ke depan, pengusaha berharap pemerintah bisa melakukan hal tersebut. perhatikan berikan pada aspek ini. di pertanianyaitu meningkatkan produktivitas ternak.
Papan harga digital di pasar
Awal pekan ini, Menteri Perdagangan Enggar juga mengumumkan akan memasang papan referensi harga digital di pasar-pasar tradisional besar di seluruh Indonesia. Informasi pada papan harga ini akan diperbarui setiap hari. Papan harga akan disediakan di pasar-pasar yang sudah dihidupkan kembali dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dalam acara bersama Menteri Perdagangan di Bank Indonesia, Senin 12 Juni 2017, Gubernur BI Agus Martowardjojo mengatakan konsumen kini memiliki akses informasi harga terkini melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS).
“Informasi PIHPS fokus pada 10 komoditas pangan yang paling fluktuatif, serta 21 jenis pangan lainnya yang menjadi sumber inflasi. “10 jenis pangan ini memiliki bobot 50% volatil food,” kata Agus.
Informasi harga pangan dalam PIHPS dikumpulkan dari 164 pasar tradisional di 82 kota di 34 provinsi. Pengumpulan data dilakukan setiap hari pada pukul 09:00-11:00 WIB, dan validasi terakhir dilakukan setiap pukul 13:00 WIB. – Rappler.com