Penunjukan Wonder Woman sebagai duta besar PBB memicu protes
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Keputusan untuk menjadikan pahlawan super DC Comics, Wonder Woman, sebagai duta kehormatan PBB untuk pemberdayaan perempuan menuai protes dari beberapa staf organisasi.
JAKARTA, Indonesia — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi menunjuk karakter superhero Wonder Woman sebagai duta pemberdayaan perempuan pada awal Oktober.
“Ini hal paling keren yang pernah dilakukan PBB, bukan?” kata Diane Nelson, presiden DC Entertainment dalam upacara pelantikan Wonder Woman yang juga bertepatan dengan ulang tahun karakter tersebut yang ke-75.
Wonder Woman dianggap sebagai sosok yang mewakili kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Hal ini sejalan dengan salah satu poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) tahun 2015 yang diharapkan dapat tercapai pada tahun 2030.
Panen protes
Namun tak semua orang senang dengan kehadiran Wonder Woman. Beberapa staf PBB memprotes kehadiran Wonder Woman sebagai duta besar. Mereka pun membuat petisi sebagai bentuk protesnya kepada PBB.
Petisi tersebut meminta Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. Mereka menilai Wonder Woman mewakili sosok yang terlalu sensual dan tidak peka terhadap budaya global.
“Pesan yang disampaikan PBB melalui penunjukan ini sangat mengecewakan,” demikian bunyi petisi yang telah ditandatangani lebih dari 1.500 orang hingga Sabtu 22 Oktober.
petisi ini juga prihatin dengan penunjukan Wonder Woman karena sosok tersebut merupakan karakter fiksi.
“Yang perlu digarisbawahi adalah PBB belum mampu menemukan satupun sosok perempuan di dunia nyata yang mampu memperjuangkan isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.”
Selain petisi, staf juga melakukan protes di kantor ECOSOC di New York selama upacara. Satu sumber Penjaga mengatakan aksi unjuk rasa tersebut dilakukan karena isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan tidak bisa dianggap remeh.
“Untuk hal sepenting ini, dibutuhkan seseorang yang bisa berbicara, yang bisa bepergian, yang bisa menjadi teladan, yang bisa memberikan pendapat, yang bisa diwawancarai, yang bisa berdiri di depan 192 anggota PBB dan menyampaikan keinginannya. ” dikatakan. Sumber tersebut menolak menyebutkan namanya.
Sementara itu, anggota staf lainnya berpendapat bahwa Wonder Woman bukanlah karakter yang cukup baik untuk dipilih panutan untuk semua wanita di dunia.
“Kami pikir dia (Wonder Woman) adalah pilihan yang buruk,” kata staf tersebut.
Menurutnya, bendera Amerika Serikat yang menjadi dasar kostum Wonder Woman justru menunjukkan imperialisme modern.
Proyek Pemberdayaan Perempuan di komik terbaru Wonder Woman
Acara pelantikan Wonder Woman pada Jumat, 21 Oktober dihadiri oleh dua aktris ternama Lynda Carter dan Gal Gadot yang membawakan karakter Wonder Woman ke layar lebar, sang sutradara film. Wanita perkasa baru-baru ini Patty Jenkins, serta Presiden DC Entertainment Diane Nelson.
Penerbit bersama DC Comics Jim Lee dan Phil Jimenez, seniman komik yang pernah menggambar Wonder Woman, juga hadir pada upacara tersebut.
Wakil Sekretaris Jenderal PBB Bidang Komunikasi Cristina Gallach menyatakan Wonder Woman ditunjuk sebagai duta pemberdayaan perempuan karena merupakan sosok ikonik.
“Dia (Wonder Woman) dikenal sebagai pembela keadilan, perdamaian, dan kesetaraan, dan kami sangat senang karakter ini dapat membantu kami menyampaikan pesan pemberdayaan perempuan kepada khalayak yang lebih luas,” kata Gallach.
Sebagai bagian dari kampanye ini, DC Comics sedang mengembangkan komik baru Wanita perkasa yang “bercerita tentang pemberdayaan, perdamaian, keadilan dan kesetaraan”, yang akan tersedia di seluruh dunia dalam berbagai bahasa.
Citra Wonder Woman juga akan digunakan oleh PBB dalam berbagai bentuk kampanye terkait perempuan dan kesetaraan gender.
Wonder Woman bukanlah karakter fiksi pertama yang menjadi duta PBB. Sebelumnya, Winnie the Pooh adalah duta Hari Persahabatan Internasional, dan Tinker Bell juga merupakan duta kehormatan hijau. di 2009.—Rappler.com