Real Madrid vs Tottenham Hotspur: Cara mudah menuju keselamatan
keren989
- 0
Awal buruk Los Blancos di La Liga tidak akan meluas ke Liga Champions
JAKARTA, Indonesia – Hingga babak penyisihan grup Liga Champions musim ini selesai Hari pertandingan keduanya, persaingan di grup H sungguh tidak seimbang. Dominasi Real Madrid dan Tottenham Hotspur tak bisa disamai dua anggota grup lainnya.
Dalam dua laga terakhir, baik Spurs maupun Real sama-sama meraih kemenangan. Menjadikan mereka berdua di posisi pertama dan kedua dengan koleksi 6 poin sementara keduanya surplus 5 gol.
Bandingkan dengan Borussia Dortmund, di mana mereka tidak pernah meraih satu poin pun. Begitu pula dengan klub asal Siprus, APOEL. Bedanya, Dortmund berhak berada di atas APOEL karena punya selisih gol lebih baik. Dortmund minus 4 gol sementara mereka punya 6 gol.
Meski demikian, bukan berarti persaingan babak 16 besar ditutup. Masih ada 4 pertandingan tersisa dan 12 poin tersedia.
Di atas kertas, Dortmund yang stabil di puncak klasemen Bundesliga sejak pekan kelima masih punya peluang. Selanjutnya, di Hari pertandingan Di ketiganya, mereka akan menghadapi tim terlemah di grup, APOEL.
Peluang pasukan Peter Bosz meraih kemenangan pertamanya di ajang juara Eropa cukup tinggi.
Situasi ini jelas tidak aman bagi kedua pemimpin tersebut. Salah satu dari mereka harus menjadi yang terkuat di grup. TIDAK saling menguntungkan. Baik Real maupun Spurs harus saling mengalahkan pada laga 18 Oktober pukul 01.45 WIB.
Khususnya, awal Real musim ini buruk. Di Liga Champions, pasukan Zinedine Zidane hanya kebobolan 1 gol. Di Divisi Primera, awal curam yang mereka alami. Sergio Ramos dan kawan-kawan masih berada di peringkat ketiga. Selisih 5 poin dari pemuncak klasemen Barcelona.
Situasi semakin sulit karena dalam 8 laga pertamanya di liga, Los Blancos kalah 0-1 dari Real Betis dan ditahan imbang 2-2 oleh Valencia dan 1-1 oleh Levante.
Jelas awal tidak biasa bagi Real. Musim lalu saja misalnya. Baru pada minggu ke 17 mereka mengalami kekalahan pertama. Di pekan yang sama mereka menumbangkan pemuncak klasemen.
Situasi semakin sulit karena dalam 8 minggu tersebut Real belum pernah bertemu tim kuat. Terutama tim yang bermain di level mereka.
Kalaupun ada, paling banter hanya Valencia yang duduk di posisinya saat ini penerus Klasemen, tidak memiliki tradisi kuat dalam perburuan gelar juara.
“Situasi bagi kami selalu lebih sulit. “Untungnya kami terus menang dan semuanya mulai kembali normal,” kata Zidane dikutip dari Football Espana.
Kondisi Real tidak sama seperti musim lalu. Sayap Gareth Bale cedera sejak 27 September. Artinya, Zidane tak lagi punya trisula maut di hadapannya. Namun bermainlah dengan duo penyerang (Cristiano Ronaldo-Karim Benzema) dengan Isco sebagai gelandang serang di belakang keduanya.
Masalahnya, sistem dua penyerang belum menjadi formula yang efektif bagi Real. Awal buruknya di La Liga adalah salah satu contohnya.
Oleh karena itu, pantas jika Spurs menjadi tempat Zidane menguji kualitas pasukannya. Sempurnakan juga formula duet striker di laga jarak dekat. Pasalnya tim asal London Utara ini merupakan tim dengan karakter menyerang yang kuat.
Sang manajer, Mauricio Pochettino, adalah pelatih yang berkarakter sepak bola menyerang yang kuat. Karakter yang membuat Josep “Pep” Guardiola dipuji.
Rupanya, ia mampu mentransformasi Spurs yang notabene tim “papan tengah” hingga kini selalu finis di posisi 5 besar dalam 3 musim terakhir.
Faktanya, musim lalu Pochettino membawa Spurs finis dua besar untuk pertama kalinya sejak 1960-61. Faktanya, Spurs jelas kalah modal dibandingkan raksasa Liga Inggris lainnya seperti duo Manchester dan Chelsea.
Tak salah jika juru taktik asal Argentina itu masuk dalam daftar pelatih pengganti Luis Enrique di Barcelona – meski pilihan manajer akhirnya jatuh ke tangan Ernesto Valverde.
“Pertandingan melawan Spurs adalah pertandingan terakhir. Dan kami akan menghadapi mereka dua kali,” kata Zidane.
Meski begitu, penonton harus bersiap jika pertandingan berakhir anti klimaks. Karena dengan kumpulan angka yang sama, mereka tidak perlu saling membunuh. Cukup bermain imbang, posisi mereka tetap aman.
Posisi pemuncak klasemen Grup H bisa ditentukan melalui duel ringan melawan Dortmund dan APOEL. Sembari menunggu Bale pulih seperti sedia kala.—Rappler.com