Salah satu menteri kepercayaan Jokowi yang tercatat di Panama Papers
keren989
- 0
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan bantah ada kaitannya dengan perusahaan yang berbasis di Seychelles
JAKARTA, Indonesia – Nama seorang menteri senior kabinet termasuk di antara mereka yang terkenal Makalah Panama.
Tumpukan catatan yang bocor dari firma hukum Mossack Fonseca menunjuk Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan sebagai direktur perusahaan Mayfair International yang berbasis di Seychelles. (BACA: Luhut: Jenderal yang Mendukung Jokowi)
Menurut yang berbasis di Indonesia Laju – apa itu adi antara kelompok media yang terlibat dalam penggalian 11,5 juta dokumen – Mayfair didirikan pada 29 Juni 2006 oleh firma hukum berbasis di Panama yang mengkhususkan diri dalam mendirikan perusahaan luar negeri.
Perusahaan tersebut mencantumkan alamatnya sebagai ruang perkantoran di Mahe, Seychelles, sebuah pusat keuangan luar negeri yang dianggap sebagai surga pajak.
Laju melaporkan bahwa Mayfair dimiliki oleh dua perusahaan Indonesia – PT Persada Inti Energi, dan PT Buana Inti Energi.
Pada Senin, 25 April, Panjaitan membantah adanya kaitan dengan perusahaan tersebut. Dia mengatakan dia belum pernah mendengar tentang Mayfair dan mengaku tidak punya alamat di Seychelles. Panjaitan menegaskan, dirinya, perusahaan, dan keluarganya tidak ada hubungannya dengan Mayfair, Inti Energi, atau Persada.
“Saya tidak tahu perusahaan Mayfair,” katanya. “Padahal, tahun 2006 saya tidak punya uang. Jadi mengapa saya memulai perusahaan cangkang seperti itu?”
Dia mengatakan perusahaan itu bisa saja didirikan tanpa sepengetahuannya.
“Saya belum pernah punya perusahaan di luar negeri,” ujarnya.
Menariknya, dalam surat pengangkatan direksi Mayfair, hanya Panjaitan yang tercantum sebagai satu-satunya orang Indonesia.
Sertifikat itu juga memuat alamat Panjaitan Jalan Mega Kuningan Barat III No. 11, Jakarta Selatan. Salinan paspornya juga dikatakan ada di antara surat-surat tersebut.
Transaksi keuangan luar negeri sebenarnya tidak ilegal, namun dapat disalahgunakan untuk menyembunyikan aset dari otoritas pajak, mencuci hasil kegiatan kriminal, atau menyembunyikan kekayaan yang disalahgunakan atau tidak nyaman secara politik.
Seychelles, sebuah negara kepulauan di Samudera Hindia, sekitar 1.600 km sebelah timur benua Afrika, dikenal sebagai suaka yurisdiksi pajak favorit di sebelah Kepulauan Virgin Britania Raya.
Taipan, politisi
Panjaitan pun menegaskan dirinya telah membayar pajak dengan benar, setelah perusahaan tersebut ditegaskan tidak termasuk dalam daftar perusahaan tersebut dalam Laporan Harta Kekayaan Pegawai Negeri Sipil (LHKPN).
“Saya memang membayar pajak. Padahal, saya setia membayar pajak,” kata Panjaitan.
Dimasukkannya nama Panjaitan dalam Panama Papers terjadi seiring pemerintah Indonesia menindak tegas pemungutan pajak, sebagai upaya untuk melunasi utang pajaknya. target sebesar $117 miliar. Hanya sepersepuluh dari 250 juta penduduknya adalah pembayar pajak terdaftar.
Panjaitan adalah salah satu orang paling berkuasa di negara terbesar keempat di dunia. Mantan jenderal tersebut, yang kini menjadi menteri senior, mempunyai 6 menteri yang melapor kepadanya, termasuk menteri-menteri yang mempunyai portofolio urusan luar negeri, dalam negeri, dan pertahanan.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Staf Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi selama kurang lebih 9 bulan.
Banyak pengamat setuju bahwa jabatan penjaga gerbang ini dibuat khusus untuk Panjaitan, sebuah pemungutan suara penting dalam menentukan aliansi dan akses terhadap Jokowi. Untuk waktu yang singkat ia memegang kedua posisi tersebut secara bersamaan.
Ia pensiun dari militer pada tahun 1999 dan kemudian menjadi duta besar untuk Singapura, kemudian menjabat sebagai menteri perindustrian di bawah Presiden Abdurrahman Wahid dari tahun 2000 hingga 2001.
Ia juga seorang pengusaha dan membangun kekayaannya dari kelompok komoditas besar yang berfokus pada sumber daya alam (minyak, gas, dan pertambangan), pembangkit listrik (batubara, gas, dan panas bumi) dan pertanian.
Nama lain
Selain Panjaitan, nama Indonesia lainnya yang disebutkan dalam Panama Papers antara lain beberapa taipan atau publik figur seperti Harry Azhar Azis, ketua Badan Pemeriksa Keuangan (SAO); Sandiaga Uno, kandidat pada Pilgub Jakarta 2017; pengusaha migas Muhammad Riza Chalid; dan buronan kasus korupsi Bank Bali, Djoko Soegiarto Tjandra.
Awal bulan ini, salah satu kebocoran dokumen terbesar dalam sejarah yang dikenal sebagai Panama Papers diungkap oleh Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ).
Tumpukan besar catatan tersebut bocor dari firma hukum Mossack Fonseca, sebuah firma hukum yang berbasis di Panama dan berkantor di 35 negara.
Berbagai transaksi keuangan rahasia yang dilakukan oleh para elit telah diungkap oleh surat kabar tersebut, mulai dari pembantu Presiden Rusia Vladimir Putin hingga kerabat Presiden Tiongkok Xi Jinping, selebriti olahraga, dan bintang layar lebar. Masuknya Perdana Menteri Islandia Sigmundur David Gunnlaugsson juga menimbulkan protes di negara tersebut yang berujung pada pengunduran dirinya. – Rappler.com