• May 25, 2026
Singapura tetap waspada terhadap serangan teror lainnya

Singapura tetap waspada terhadap serangan teror lainnya

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Kelompok teroris Katibah Nusantara pimpinan Gigih Rahmat berencana meluncurkan roket di Marina Sand Bay

JAKARTA, Indonesia – Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen mengatakan pemerintahnya harus menerima adanya rencana teror lain yang ditujukan ke Negeri Singa. Oleh karena itu, sejak penyerangan Amerika Serikat pada 11 September 2001, Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) sangat memperhatikan ancaman dari udara dan meningkatkan sistem pertahanannya.

Komentar tersebut disampaikan Ng setelah aparat Indonesia berhasil menangkap 6 terduga teroris yang tergabung dalam kelompok Katibah Nusantara pimpinan Gigih Rahmat Dewa. Bahkan, Polri menyebut Gigih berencana bersama Bahrun Naim menyerang Marina Sand Bay dengan meluncurkan roket dari Kepulauan Batam. (BACA: Densus 88 tangkap 6 terduga teroris Katibah Nusantara di Batam)

Ng menulis di akun Facebook-nya bahwa rencana yang baru-baru ini terungkap menunjukkan betapa pentingnya upaya pemerintah Singapura dan mengapa mereka terus melindungi negaranya.

“Terorisme adalah masalah global dan tidak ada negara yang kebal. “Kita harus tetap waspada dan meningkatkan sistem pertahanan kita,” tulis Ng seperti dikutip stasiun berita tersebut Saluran Berita Asia pada hari Jumat, 5 Agustus.

Pentingnya kerjasama dengan Indonesia

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri dan Hukum K Shanmugam mengimbau warga Singapura ekstra hati-hati. Ia mengaku tak heran jika ada rencana teroris yang ditujukan ke Singapura.

“Saya telah berbicara beberapa kali tentang rencana (teroris) yang dibuat di berbagai tempat di luar Singapura untuk menargetkan negara kami. “Kami menanggapi ancaman ini dengan serius,” kata Shanmugam.

Serangan itu bisa saja berasal dari kelompok teroris yang ingin masuk ke Singapura atau dari luar Negeri Singa.

Kecilnya negara kita justru memperbesar potensi untuk dijadikan sasaran, ujarnya lagi.

Ia mengaku bersyukur dan bersyukur atas upaya yang dilakukan pihak berwenang Indonesia.

“Ini menunjukkan pentingnya kerja sama kedua negara. “Kami akan terus bekerja sama dengan pihak berwenang di Indonesia,” kata Shanmugam.

Singapura menjadi salah satu negara peserta yang menghadiri International Meeting to Counter Terrorist Acts (IMCT) yang diselenggarakan di Bali pada Rabu 10 Agustus.

“Warga kami harus ekstra hati-hati. “Kami terus menekankan pentingnya keamanan Singapura dan peran yang harus dimainkan semua orang,” ujarnya. – Rappler.com

Live HK