Tersangka ‘sarang narkoba’ Boracay didakwa
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Ke-25 tersangka – 6 di antaranya adalah perempuan – tertangkap mengunjungi sarang narkoba di Sunshine Cove di Sitio Bulabog di Barangay Balabag.
BORACAY, Filipina – 18 warga Taiwan dan 7 warga negara Tiongkok yang ditangkap polisi di Boracay menghadapi dakwaan pelanggaran undang-undang anti-narkoba di hadapan Kantor Kejaksaan Provinsi Aklan.
Petugas Polisi 2 Jeg Kenneth Tabang dari Kantor Polisi Malaysia, penyelidik yang bertanggung jawab, mengajukan kasus ini pada Selasa malam tanggal 23 Agustus menyusul operasi penangkapan yang juga mengarah pada penemuan dugaan sarang narkoba, serta aktivitas kejahatan dunia maya di pulau itu.
Didakwa melanggar Bagian 7 Pasal II Undang-Undang Republik 9165 atau Undang-Undang Bahaya Komprehensif tahun 2002 karena mengunjungi sarang narkoba”
- Lin Szu Wei, 32
- Shau Wei Hu, 30
- Tian You Zhou, 26
- Shao Wei Zeng, 25
- Guo Siou Hong, 25
- Chia Hui Sun, 25
- Yu Ting Lien, 34
- Wei Chieh Weng, 29
- Jih Hong Chen, 26
- Hsiao Chun Huang, 27
- Yu Lung Fan, 29
- Ching Ching Chang, 25
- Dia Ao Chu, 23
- Shuang Chuan, 22 tahun dari Taiwan.
Polisi juga menangkap 4 wanita Taiwan. Dulu:
- Yung Chun Wang, 23
- Pei Yu Wu, 23
- Yuan Shun Chou, 27
- Li Yin Lo, 23.
Warga negara Tiongkok yang didakwa oleh polisi adalah:
- Honghua Zhou, 25
- Zonglong Dia, 29
- Fengshuanghan, 32
- Chun Gong, 29
- Hui Zeng, 29
- Juan Wang, 28
- Yuling Zhong, 23.
Sekitar pukul 08.00 pada hari Senin, 22 Agustus, 25 tersangka – 6 di antaranya adalah perempuan – tertangkap mengunjungi sarang narkoba di Sunshine Cove di Sitio Bulabog di Barangay Balabag di mana, kata polisi, “obat-obatan berbahaya dan bahan-bahan penting yang dikendalikan bahan-bahan kimia diberikan, dikirimkan, didistribusikan, dijual atau digunakan” selama operasi penangkapan barang-barang tersebut.
Polisi mengatakan Lin Szu Wei menjual satu bungkus diduga sabu kepada seorang pembeli poseur. Setelah operasi penggerebekan, para petugas mengejarnya ke kediamannya yang berlantai dua.
Menurut Inspektur Senior BTAC, Jess Baylon, polisi juga menemukan keberadaan WNA yang tidur di rumah tersebut dan obat-obatan terlarang dalam jumlah yang belum diketahui, termasuk tablet ekstasi, kokain, serta gadget, telepon dan laptop yang diduga digunakan dalam kejahatan dunia maya. kegiatan terlihat
Operasi tangkap tangan tersebut dilakukan oleh petugas dari Kelompok Tugas Operasi Khusus Anti Narkoba Kota Malaysia (MAIDSOTG), Pusat Bantuan Wisatawan Boracay (BTAC) dan Senjata dan Taktik Khusus (SWAT) Perusahaan Keamanan Publik Provinsi Aklan.
Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Aklan belum mengeluarkan keputusan pemeriksaan atas kasus yang diajukan oleh Kantor Polisi Malaysia.
Sementara itu, Sangguniang Panlalawigan oleh anggota Komite Perdamaian dan Ketertiban Nemesio Neron akan memuji upaya Kepala Inspektur Senior BTAC Jess Baylon dan Kepala Polisi Malaysia Inspektur Mark Evan Salvo dalam memberantas jaringan narkoba di Pulau Boracay yang melibatkan warga Taiwan dan Tiongkok, ‘bangkrut’ . – Rappler.com