Tujuh orang hilang dalam insiden tabrakan kapal perang AS
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
USS Fitzgerald bertabrakan dengan kapal kontainer komersial ACX Crystal di Semenanjung Izu
JAKARTA, Indonesia – Tujuh awak kapal perang Amerika Serikat hilang usai bertabrakan dengan kapal berbendera Filipina pada Sabtu, 17 Juni di tepi perairan Jepang. Selain itu, komandan kapal perang USS Fitzgerald Bryce Benson mengalami luka-luka.
“Dua pelaut lainnya dievakuasi dengan membawa peralatan medis dari USS Fitzgerald ke Rumah Sakit Angkatan Laut Yokosuka karena mengalami luka dan memar,” kata perwakilan militer AS dalam keterangan tertulis.
Menurut penjaga perbatasan maritim Jepang, tabrakan itu terjadi sekitar pukul 02.30 di semenanjung Izu, perairan barat laut Tokyo. Kapal perang yang membawa rudal tersebut mengalami kerusakan cukup parah setelah dihantam oleh kapal kontainer ACX Crystal.
USS Fitzgerald diketahui berbasis di Yokosuka di Semenanjung Izu. Mereka beroperasi di kawasan Samudera Pasifik di sepanjang Laut Jepang.
Berdasarkan video yang dirilis stasiun televisi Jepang NHK, kapal perang AS mengalami kerusakan parah di sisi kanan. Bahkan, beberapa bagian samping kapal sudah terendam air.
Menurut NHK, kapal perusak tersebut diawaki oleh dua kapal tunda dan menuju Yokosuka.
“USS Fitzgerald mengalami kerusakan di sisi kanan atas dan bawah permukaan air. Tabrakan tersebut mengakibatkan sebagian wilayah terendam banjir, kata AL.
Seorang pejabat di Kementerian Pertahanan mengatakan para pelaut kini mengeluarkan air dari kapal. Sedangkan kapal kontainer ACX Crystal dari rekaman gambar yang ada hanya mengalami kerusakan ringan yakni pada bagian haluan kapal.
Ke-20 awak kapal yang berada di kapal tersebut dalam kondisi baik. Tidak ada yang terluka. ACX Crystal merupakan kapal kontainer komersial dengan panjang 222 meter. Saat kejadian ini terjadi, kapal sedang berlayar menuju Tokyo.
Meski kapal tersebut berbendera Filipina, namun menurut data, kapal tersebut adalah milik perusahaan pelayaran Jepang NYK Line. Sementara itu, juru bicara penjaga perbatasan mengatakan pihaknya sedang menyelidiki kejadian tersebut.
“Kami sedang menyelidiki masalah ini, termasuk kondisi cuaca saat itu. “Untuk saat ini kami belum memiliki data tersebut,” kata juru bicara tersebut. – dengan pelaporan AFP/Rappler.com