Tujuh wisatawan hilang saat berlayar menuju Pulau Derawan
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Speedboat tersebut dikabarkan kehabisan bahan bakar
JAKARTA, Indonesia (Update) – Kapal cepat atau speedboat Pulri Fikri yang membawa sembilan penumpang dilaporkan hilang di Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur pada Sabtu malam sekitar pukul 21.30 WITA.
perahu cepat putih bergaris biru dan hitam bermesin 200 HP berangkat dari Labuan Cermin menuju Pulau Derawan. Diduga speedboat tersebut kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan.
Klaim ini berasal dari seorang saksi setempat yang mendengar keluhan operator speedboat tentang kekurangan bahan bakar, padahal saat itu gelombang laut sedang tinggi.
Saksi kemudian meminjamkan bahan bakar sebanyak 30 liter. Namun karena gelombang tinggi, speedboat Pulri Fikri memutuskan untuk membuang sauh di perairan Malalungun.
Kepala Bidang Operasional Bazar Kaltim Octavianto di Pulau Derawan Kabupaten Berau, kata para penumpang. perahu cepat total tujuh orang, semuanya turis. Dua lainnya adalah operator speedboat.
Ketujuh wisatawan tersebut bernama Deo Gratias Nasta Laksana, Fauzan Reza Maulana, Dredha Pratama, Shandika Muji Pranata, Reny Mardiana, Hartati dan Hanafi. Sedangkan dua operator speedboat tersebut diketahui bernama Sidik Kamsino (30) dan Andri. Keduanya merupakan warga Derawan.
Octavianto mengatakan, dirinya dan tim masih berusaha menghubungi operator dan penumpang. Namun, hingga saat ini belum ada yang bisa menghubungi ketujuh wisatawan tersebut atau operator perahu tersebut.
Ditemukan aman
Setelah melakukan pencarian selama kurang lebih dua jam sejak pukul 08.00 Wita, tim SAR akhirnya berhasil menemukan speedboat Pulri Fikri yang terombang-ambing gelombang tinggi.
Penemuan tersebut bermula dari informasi warga sekitar yang melihatnya perahu cepat Purli Fikri di Pulau Sangalaki sekitar pukul 09.10 waktu setempat. Tim segera menuju lokasi.
Setelah tim pencari tiba di lokasi, ditemukan perahu cepat bersama dengan 10 penumpang – sebelumnya dikenal sebagai 9 penumpang – selamat dan sehat. Mereka kemudian dievakuasi ke Resor Pulau Derawan sekitar pukul 10.22 Wita.
“Jadi perahu cepat dengan 10 penumpang tersapu gelombang laut yang tinggi. Akhirnya semuanya ditemukan dalam keadaan selamat, kata Octavianto. dengan laporan ANTARA/Rappler.com