• April 17, 2026

Upacara pembukaan PON Jabar 2016 akan berbeda dari biasanya

Pidato Presiden Jokowi disimpan hingga akhir acara. 19 atlet legendaris turut memeriahkan ‘upacara pembukaan’ tersebut

BANDUNG, Indonesia — Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19 akan dibuka resmi oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 17 September, pukul 20.00 WIB. .

Akan ada sesuatu yang berbeda di acara besar ini. Jika biasanya pidato Presiden disampaikan di awal acara, kali ini Jokowi akan menyampaikan pidatonya di puncak pembukaan PON yang artinya akan disimpan hingga akhir acara.

“Pidato Presiden adalah puncaknya pembukaan yang ditutup dengan pertunjukan kembang api yang sangat besar,” kata Wakil Ketua PB PON Jabar ke-19 Deddy Mizwar saat jumpa pers di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Jumat, 16 September.

Wakil Gubernur Jawa Barat mengatakan acara pembukaan akan berlangsung hangat, meriah dan menghibur. Hal ini sejalan dengan perintah Jokowi yang ingin acara tidak terlalu formal dan lebih didominasi unsur tontonan seperti saat peringatan HUT Kemerdekaan Agustus lalu.

Di balik itu, ada alasan tertentu mengapa pidato presiden digelar di penghujung acara.

“Jadi jangan sampai Presiden berpidato di hadapannya, di tengah kepulangannya. “Kami ingin Presiden tetap di sini sampai acara selesai,” kata Deddy.

Penuh dengan kejutan

Upacara pembukaan PON tahun ini pun dijanjikan akan menjadi ajang penuh kejutan.

Berbagai kesenian tradisional Jawa Barat dan nusantara yang dibalut teknologi canggih akan ditampilkan di hadapan kurang lebih 27 ribu tamu undangan yang hadir di GBLA. Pertunjukan yang melibatkan ribuan penari ini bertemakan Upacara Pembukaan Gurilaps. Gurilaps adalah kependekan dari gunung, hutan, lautan, pantai, dan sungai.

“Pertunjukan berbasis seni budaya lokal dan Indonesia yang dibalut teknologi dan berwawasan lingkungan. Jadi ada pesan-pesan tentang lingkungan hidup, budaya, olah raga dan nasionalisme, kata Ketua Umum PB PON XIX/2016 Jabar Ahmad Heryawan yang juga menjabat Gubernur Jabar.

Selain disuguhi tontonan langsung, 19 atlet legendaris Indonesia juga akan dilibatkan dalam upacara pembukaan. Empat atlet Indonesia peraih medali Olimpiade di Rio de Janeiro Agustus lalu juga hadir.

Mereka adalah Sri Wahyuni ​​(tolak peluru), Eko Yuli Irawan (tolak peluru), dan pasangan ganda campuran bulu tangkis, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Tontowi/Liliyana juga akan membawa obor PON bersama 5 atlet legendaris lainnya; Taufik Hidayat, Susi Susanti, Ade Rai, Risa Suseanty dan Anton Suseno. Sementara itu, atlet muda karate, Lala Diah Pitaloka, akan menyalakan api PON di calderon.

Biaya Rp 90 miliar

Upacara pembukaan PON XIX/2016 dikabarkan menelan biaya Rp90 miliar. Dana sebesar itu telah digunakan sejak tahun lalu untuk berbagai kegiatan dan persiapan pembukaan PON XIX, termasuk untuk upacara penutupan PON nanti.

Ketika Heryawan ditanya mengenai alokasi dana yang relatif besar, Heryawan mengatakan jumlah dana tersebut sesuai dengan kebutuhan yang ada.

“Saya kira ada baiknya para jurnalis berkeliling melihat bagaimana proses persiapan acara pembukaan tersebut,” kata pria yang akrab disapa Aher itu.

“Saya jalan-jalan tadi malam (Kamis, 15 September 2016) melihat di balik layar persiapan pembukaan, dan saya paham kenapa dibutuhkan Rp 90 miliar. “Yang penting bagi kami tidak ada kebohongan, tidak ada penyimpangan,” ujarnya.

Ada 44 cabang olahraga, 13 cabang olahraga eksibisi, dan 756 nomor pertandingan pada PON ke-19. Pesta olahraga nasional ini juga melibatkan 9.533 atlet yang akan memperebutkan 2.492 medali. Pertandingan diadakan pada tahun 62 lokasi yang tersebar di 16 kota/kabupaten di Jawa Barat.

“Memiliki beberapa acara “Olahraga dengan jumlah olahraga terbanyak di dunia ini patut kita banggakan,” kata Heryawan. —Rappler.com

HK Pool