Waspadai serangan balik Macan Kemayoran
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Demi meraih nilai penuh, Persib pun menegaskan akan menggunakan strategi berbeda dibandingkan saat bermain melawan PSM Makassar jelang libur lebaran lalu.
JAKARTA, Indonesia – Persib Bandung akan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu pukul 19.00 WIB. Tiga poin menjadi target grup Maung Bandung untuk memperbaiki posisinya di klasemen.
Demi meraih nilai penuh, Persib pun menegaskan akan menggunakan strategi berbeda dibandingkan saat bermain melawan PSM Makassar jelang libur lebaran lalu. Kemenangan 3-2 tak membuat pelatih Djadjang Nurdjaman puas dengan penampilan anak asuhnya.
“Saya tetap akan merotasi, mungkin ada satu atau dua pemain yang diganti,” ucapnya.
Jika melihat perubahan dan efektivitas permainan Maung Bandung, tampaknya perubahan akan dilakukan di lini depan. Zulham Zamrun yang selalu menjadi cadangan bisa saja mencoba bermain sejak menit pertama.
Sebab, serangan dari sayap meningkat pasca pergantian, dari Atep-Samsul Arif, menjadi Tantan-Zulham usai jeda babak pertama.
Namun dengan mengukur lemahnya lini pertahanan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan perubahan pada lini belakang. Sosok Rudolof Yanto Basna bakal dicoba dimunculkan. Namun, jika posisinya diubah, ia bisa saja berada di sayap atau bek tengah.
“Sepertinya Basna bisa menjadi salah satu yang akan saya perankan,” kata Djadjang.
Melawan Persija, pelatih berusia 51 tahun itu mewaspadai pemain senior seperti Bambang Pamungkas dan pemain muda Ambrizal Umanailo. Keduanya dinilai berbahaya karena sudah terbukti kemampuannya dan dipercaya pelatih Paulo Camargo.
Untuk itu permainan Persib diandalkan penguasaan bola akan dipertahankan. Namun meninggalkan lebih banyak pemain saat mereka maju menyerang juga akan dilakukan.
“Lawan pasti mengharapkan serangan balik. “Kita harapkan, bisa saja seperti itu (menempatkan lebih banyak pemain di belakang dan melarang mereka menyerang),” ucapnya.
Paulo Camargo, pelatih Persija, pun memilih bersikap rendah hati. Ia menyadari Persib kali ini memiliki materi yang lebih baik dan dukungan melimpah dari timnya. Ia pun mengakui bahwa menunggu akan menjadi sebuah pilihan.
“Kami harus realistis. “Tapi kami tetap optimis bisa membawa pulang poin dari Bandung,” ujarnya.
Menanggapi pernyataan Camargo, Ambrizal malah merasa terinspirasi untuk tampil dalam pertarungan sengit antara dua musuh bebuyutan itu. Ia merasa performa timnya masih bisa menandingi Persib.
Ia ingin membuktikan bahwa klaim kemenangan Bobotoh akan menjadi bumerang bagi Maung Bandung.
“Kami sebenarnya bersemangat, kawan. “Biarlah mereka dikenai pajak, nanti kita bisa bermain bebas,” ujarnya.
Persija sendiri akan tetap mempertahankan formasi terbaiknya, namun minus Ismed Sofyan dan Jose Guerra. Keduanya belum cukup fit untuk tampil karena masih dalam masa penyembuhan cedera.
Karena itu, Bepe kemungkinan besar akan diturunkan sejak menit awal. Skenario lainnya, untuk menambah kecepatan, akan dipasang Rachmat Afandi terlebih dahulu. Untuk menguras tenaga para pemain bertahan Persib, Bepe digantikan di babak kedua.
Di lini belakang, Ismed Sofyan akan digantikan Vava Mario Zagalo. Meski berbeda kualitas, namun dari segi performa keduanya tetap dinilai menjadi pilihan terbaik yang dimiliki Macan Kemayoran.
BACA JUGA: