• April 18, 2026
5 alasan mengapa berolahraga bersama teman lebih menyenangkan

5 alasan mengapa berolahraga bersama teman lebih menyenangkan

Mulai dari menabung hingga menumbuhkan rasa kompetitif

Baru-baru ini, tanda pagar #PersahabatanSehat tersebar luas di media sosial. Ya, bagaimana tidak virus, tidak Penggagasnya adalah dua aktris terkenal di Indonesia, Dian Sastrowardoyo dan Adinia Wirasti!

Dua teman dari film blockbuster Ada apa dengan cinta? Mereka kerap berlatih bersama, dan aktivitas olahraga mereka yang awalnya hanya diunggah di akun media sosial masing-masing kini juga terlihat di akun Instagram @PertemananSehat.

Belum genap satu tahun @SehatFriendship dibuat, ia memiliki lebih dari 20 ribu pengikut! Bagaimana tidak, ya, para wanita merasa terinspirasi untuk berolahraga bersama sahabatmiliknya, sedangkan laki-laki? Hehehe, banyak teman laki-laki saya yang mengaku semakin giat berolahraga. Aku tak mau kalah dengan wanita, kawan.

omong-omong, kebetulan saya juga suka olahraga. Berlatih sendiri atau bersama teman. Mulai dari kardio seperti lari atau Muay Thai, hingga yoga dan Pilates. Saya melakukan segalanya sendirian, tetapi sering kali dengan teman.

Ada 5 manfaat yang saya rasakan saat berolahraga bersama teman. Apa pun?

“Ini seperti kencan!”

Ketika saya berlatih sendirian, saya memutuskan ya atau tidak (dan sebagian besar berakhir dengan tidak). Sedangkan jika kita sedang berkumpul dengan teman, biasanya kita sudah menjadwalkan kapan kita akan berolahraga, jam berapa, dimana atau kelas apa yang ingin kita ambil. Karena Anda sudah membuat janji, tidak mungkin Anda tidak datang, bukan?

Menumbuhkan rasa kompetitif

Setiap orangApakah Anda bersaing dengan teman-teman Anda? Tidak bukan itu. Menurut saya, hal tersulit untuk dipraktikkan adalah mengalahkan kemalasan diri sendiri.

Saya sering berlatih sendirian di rumah, oke latihan kekuatan atau yoga. Ikuti saja aplikasinya telepon berjalanjudul yoga tikar atau peralatan olahraga di rumahJadi, mulailah berlatih!

Ya, dalam mimpinya memang seperti itu. Namun tidak jarang saya terlalu malas untuk mengikuti petunjuk yang ada di aplikasi. Misalnya, apa yang seharusnya papan selama satu menit saya hanya mengikutinya selama 40 detik.

Sedangkan jika saya berolahraga bersama teman, saya bisa mendorong diri saya untuk mengikuti petunjuk penerapannya. Apalagi jika berlatih bersama teman yang kemampuan fisiknya di luar kemampuan saya. Wah, makin kompetitif!

Berani mencoba hal baru

Dulu saya tidak memiliki kepercayaan diri untuk mencoba kelas Muay Thai. Saya penasaran, saya ingin tahu betapa melelahkannya Muay Thai.

Kemudian seorang teman yang pernah mengikuti Muay Thai mengundang saya untuk mencobanya. Alasan pertama adalah untuk “balas dendam” karena saya berhasil “memaksa” dia untuk ikut pilates yang “tidak terlalu dia sukai”. Ha ha!

Setelah beberapa kali mencoba, saya kini terpikat pada Muay Thai dan mulai mengumpulkan peralatan Muay Thai. Jika saya hanya berlatih di zona aman, tentu saya tidak akan merasakan nikmatnya meninju atau menendang target sekuat tenaga (apalagi jika saya butuh pelampiasan emosi).

Ekonomis

Biaya pilates atau instruktur yoga atau bahkan pelatih pribadi Lumayan mahal ya kalau kita bayar sendiri. Jadi, dengan teman, tentu kita punya orang lain yang bisa berbagi biaya.

Saya cukup sering melakukan ini, sungguh.

Saat pertama kali mengetahui tentang Pilates, saya bekerja sama dengan beberapa teman kantor untuk memanggil instruktur Pilates ke kantor. Jadi biayanya per pelatihan harusnya Rp 1 juta, tapi karena dibagi 5 orang, jadi kami hanya harus bayar Rp 200 ribu saja!

Lebih menyenangkan

Bagi saya, yang terpenting adalah olahraga itu menyenangkan. Jika kita berlatih bersama teman, kita bisa saling tertawa tentang “kebodohan” yang kita lakukan saat berlatih.

Misalnya merasa seksi seperti Beyonce saat Zumba, padahal gerak-gerik kita kacau balau saat bercermin. Atau ketika Anda hampir pingsan karena terpaksa menusuk, marah sebanyak 100 kali tanpa henti. Atau ketika Anda menemukan instruktur yang menarik! Semuanya pasti akan menyenangkan jika dibagikan kepada teman-teman bukan?

Oh ya, satu lagi hal menyenangkan dari berolahraga bersama teman, apalagi jika Anda tidak bisa berfoto satu sama lain untuk dilihat nanti.mengunggah ke media sosial dengan hashtag #healthyfriendship (karena seluruh dunia harusnya tahu kapan kita olah raga kan?).

Jadi ya, bagi saya, olahraga lebih menyenangkan jika bersama teman-teman. Bagaimana menurutmu? —Rappler.com

Pengeluaran Sidney