• April 17, 2026
DPR menyatakan Budi Gunawan layak menjadi Kepala BIN

DPR menyatakan Budi Gunawan layak menjadi Kepala BIN

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Budi Gunawan dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan di DPR yang hanya berlangsung selama 2 jam.

JAKARTA, Indonesia – Komisi I DPR RI akhirnya menyatakan Komisaris Jenderal Budi Gunawan layak menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Sutiyoso. Keputusan ini diambil setelah dilakukan uji kelayakan dan kepatutan pada Rabu, 7 September mulai pukul 10.00 WIB.

“Setelah mendengarkan pemaparan visi misi calon kepala BIN dan pandangan fraksi serta anggota Komisi I DPR RI saudara Budi Gunawan sebagaimana usulan Presiden RI, rapat internal Komisi I DPR RI hari ini memutuskan untuk mempertimbangkan Saudara Budi “Gunawan layak dan layak menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Saudara Sutiyoso,” kata Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari saat menyampaikan keterangan pers di Jakarta. Senayan pada Rabu, 7 September.

Namun Kharis belum bersedia membeberkan pertimbangan Komisi I DPR yang menyatakan Budi Gunawan layak menjadi Kepala BIN. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I TB Hasanuddin mengatakan, persoalan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Budi Gunawan tidak dibahas dalam uji kelayakan.

“Sudah terselesaikan dan statusnya sudah ada tampak,” kata Hasanuddin saat ditemui awak media.

Lantas apa komentar Budi Gunawan usai dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan sebagai Kepala BIN?

“Saya mengucapkan syukur dan syukur karena proses uji kelayakan dan kepatutan hari ini berjalan lancar. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada anggota Komisi I atas masukannya terhadap visi dan misi program BIN ke depan,” ujar pria yang masih menjabat Wakil Polisi ini.

Menurut Budi, konstitusi dan peraturan yang ada akan dijadikan landasan untuk memperkuat fungsi BIN baik dalam hal deteksi maupun peringatan dini, sehingga potensi ancaman dapat dihilangkan. Saat ditanya apakah personel BIN perlu diberi wewenang untuk menangkap oknum yang dianggap mampu menebar teror, Budi mengaku masih terus mengkajinya.

“Nanti kami mohon agar diberi kesempatan untuk melakukan konsolidasi internal,” ujarnya.

Soal hubungannya dengan Presiden Joko Widodo, Budi mengaku cukup dekat. Namun, dia mengatakan kedekatan tersebut hanya sebatas menjabat sebagai Wakil Kapolri.

“Tentunya saya akan melaporkan kepada Presiden perkembangan kejadian ke depan dan tindakan preventif yang telah kita lakukan,” ujarnya.

Berikut komentar Budi Gunawan usai dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan di DPR:

Setelah dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan, keputusan akhir ada di tangan Presiden Jokowi apakah Budi layak dilantik. Sementara itu, DPR akan menggelar rapat paripurna pada Kamis pekan depan untuk membahas persoalan tersebut. – Rappler.com

BACA JUGA:

Togel Hongkong