• May 4, 2026
Pelaku penembakan anggota Kongres itu anti-Trump

Pelaku penembakan anggota Kongres itu anti-Trump

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Di akun Facebooknya, James T. Hodgkinson kerap mengunggah materi anti Presiden Trump

JAKARTA, Indonesia (UPDATED) – Penembakan anggota Kongres dari Partai Republik Steve Scalise mulai terungkap. Pihak keamanan setempat sudah mengetahui identitas pelaku penembakan, yakni James T. Hodgkinson.

Pria berusia 66 tahun ini berasal dari Illinois dan merupakan pendukung setiap Senator Bernie Sanders. Penyelidik FBI sedang menelusuri dua senjata yang dibawa Hodgkinson ke lokasi penembakan di Alexandria, Virginia, Amerika Serikat.

Penyidik ​​juga menelusuri sosok Hodgkinson dengan menanyakan anggota keluarga, rekan kerja, akun media sosial yang dimilikinya serta motivasi yang mendorongnya melakukan penembakan. Dilihat dari akun Facebooknya, Hodgkinson merupakan pendukung fanatik Sanders. Di akun media sosialnya, ia juga kerap mengunggah materi yang berisi sikapnya terhadap Trump.

“Saya tahu dia tidak senang dengan hasil pemilu tahun lalu dan kebijakan yang berlaku,” kata kakak laki-lakinya, Michael Hodgkinson, kepada New York Times.

Namun, ia tak menyangka Hodgkinson mampu melakukan penembakan di area latihan bisbol Partai Republik kemarin. Dalam kejadian yang terjadi Rabu pagi itu, Hodgkinson berhasil ditundukkan petugas keamanan. Namun, dia meninggal karena luka tembak yang dideritanya.

Sementara itu, Presiden Donald Trump menyerukan seluruh warga Amerika untuk bersatu pasca penembakan tersebut. Trump juga mengunjungi rekannya Scalise di Medstar Washington Hospital Center.

“Kita berada dalam posisi terkuat ketika kita semua bersatu dan bekerja untuk tujuan-tujuan positif,” kata Trump dalam pidatonya.

Scalise tertembak di pinggul dan menjalani operasi. Namun kondisinya masih kritis. Di mata Trump, Scalise adalah seorang patriot.

Selain Scalise, pelaku juga melukai empat orang lainnya yang terdiri dari seorang ajudan anggota kongres, seorang pelobi, dan dua petugas keamanan kongres.

Ini ditargetkan

Penembakan itu terjadi Rabu lalu sekitar pukul 07.00 waktu setempat. Saat itu, tim bisbol Partai Republik sedang berlatih untuk amal.

Anggota Kongres Rodney Davis mengatakan kepada stasiun berita CNN bahwa dia berada dalam posisi untuk memukul bola pada saat itu. Sedangkan Scalise berada di base kedua.

“Saya memukul bola dan kami mendengar suara. “Hal berikutnya yang saya ingat adalah seseorang berteriak ‘lari, dia punya pistol’,” kata Davis.

Sementara itu, aparat penegak hukum Jeff Duncan mengaku didekati pelaku. Saat itu, Duncan baru saja meninggalkan lapangan tempatnya berlatih. Pelaku menanyakan apakah tim yang berlatih berasal dari Partai Republik atau Demokrat.

“Saya sangat terkejut. “Rekan saya hari ini menjadi sasaran seseorang yang ingin membunuhnya,” kata Duncan. – dengan pelaporan AFP/Rappler.com

situs judi bola