Sumarsono menjadi Pj Gubernur DKI, Ahok kini bisa cuti dengan tenang
keren989
- 0
Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.
Ahok mengaku mendapat kesan buruk saat pertama kali melihat foto Sumarsono
JAKARTA, Indonesia – Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama kini bisa keluar dengan tenang. Karena tugas penggantinya yaitu Direktur Jenderal Otonomi Kemendagri Soni Sumarsono, adalah orang yang baik.
Setidaknya penilaian itu disampaikan Ahok sendiri usai dimutasi jabatannya di kantor Kementerian Dalam Negeri, Rabu sore, 26 Oktober 2016.
Ahok sebelumnya mengaku mendapat kesan buruk saat pertama kali melihat foto Sumarsono. “Dari fotonya sepertinya dia bukan orang baik,” kata Ahok.
“Tapi,” lanjut Ahok, “saat kami bertemu dengannya, ternyata dia orang yang baik. “Menteri Dalam Negeri tidak melakukan kesalahan dengan memilihnya.”
Dalam kesempatan itu, Sumarsono juga menilai Ahok sendiri. Menurutnya, Ahok dan dirinya tidak jauh berbeda. Bedanya cuma satu, yang satu (Ahok) suka marah-marah, yang ini (saya) agak, seloroh Sumarno.
Ahok mulai cuti pada Jumat, 28 Oktober. Sebab, undang-undang mewajibkan calon pekerja peserta pemilihan pendahuluan daerah untuk mengambil cuti selama masa kampanye.
Pada masa kampanye inilah Sumarsono akan berperan sebagai Ahok sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta. Untuk itu, dia meminta Ahok menyiapkan jajaran kepercayaannya untuk membantunya.
Saya minta personel kunci Pak Ahok siap membantu saya jika diperlukan, agar saya tidak memimpin DKI secara membabi buta, jelas Sumarno.
Ahok sendiri yakin Sumarsono bisa menjalankan perannya sebagai Pj Gubernur dengan baik. Sebab, Sumarsono punya cukup pengalaman di Kementerian Dalam Negeri.
Pesan Menteri Tjahjo
Saat pelantikan Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berpesan kepada Sumarsono agar Pilkada DKI berjalan lancar.
Sebab, menurut Tjahjo, Pilkada DKI akan menjadi patokan dalam pilkada serentak tahun 2017. Untuk itu, dia meminta Sumarsono selalu berkoordinasi dengan forum pimpinan daerah.
“Tugas utama untuk memastikan pilkada serentak berjalan aman adalah dengan selalu berkoordinasi dan berkonsultasi dengan forum pimpinan daerah,” kata Menteri Tjahjo.
Menteri Tjahjo juga mengingatkan Soni Sumartono untuk melaksanakan program yang dicanangkan Ahok dan tidak mengubah APBD sembarangan. Tahun anggaran 2016 tinggal 2 bulan lagi, Plt tidak bisa sembarangan mengubahnya, kata Tjahjo.—dengan laporan ANTARA/Rappler.com