• April 18, 2026
Tim Saber Pungli diumumkan hari ini

Tim Saber Pungli diumumkan hari ini

Ini adalah ringkasan buatan AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteks, selalu merujuk ke artikel lengkap.

“Presiden mengingatkan polisi dan kejaksaan untuk tidak main-main dalam kasus ini.”

JAKARTA, Indonesia – Pemerintah hari ini akan mengumumkan tim pemberantas pungutan liar (Tim Sabre Pungli). Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Kabinet Pramono Anung.

“Besok (Jumat) akan diumumkan, mengenai pekerjaan, mengenai mekanisme, siapa yang ditunjuk untuk melaksanakannya di lapangan,” kata Pramono seperti dikutip dari laman resminya. Sekretariat KabinetKamis 20 Oktober 2016.

Tim Saber Pemerasan dibentuk atas perintah langsung Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas yang berlangsung pada 11 Oktober di Istana Negara. Saat itu, Presiden mengusulkan untuk membentuk Operasi Tangkap Tangan Pemerasan. Belakangan tim ini berganti nama menjadi tim Saber Pungli.

Susunan tim ini, lanjut Pramono, disusun Menko Polkam Wiranto dengan melibatkan Polri dan Kejaksaan Agung.

“Yang bertanggung jawab memerintahkan Pemerasan Sabre adalah Menko Polhukam dibantu Kapolri dan juga Jaksa Agung. Tapi nanti akan diangkat CEO-nya,” kata Pramono.

Untuk itu, lanjut Pramono, Presiden Joko Widodo menyiapkan peraturan presiden sebagai landasan hukum keberadaan Tim Saber Pungli. Perpres tersebut rencananya akan ditandatangani hari ini.

Presiden, lanjut Pramono, berharap keberadaan Tim Saber Pungli dapat memberantas praktik Pungli yang sedang marak terjadi. Ia juga mengingatkan bahwa Presiden akan memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini.

“Presiden mengingatkan polisi dan kejaksaan jangan main-main dalam kasus ini karena ini cukup serius, serius dan akan diawasi langsung,” lanjut Pramono.

Presiden dan Gubernur

Keseriusan Presiden Joko Widodo memberantas pungli terlihat saat bertemu para gubernur di Istana, Kamis, 20 Oktober. Dalam pertemuan itu, Presiden mengajak para gubernur untuk bersama-sama memberantas Pungli.

Pasalnya, kata Presiden, praktik pungutan liar sudah begitu meluas dan terjadi hampir di setiap level pemerintahan. “Komplain yang sampai ke saya sudah puluhan ribu. Ini masalah yang harus diselesaikan,” kata Presiden Jokowi. —Rappler.com

Toto HK