• May 2, 2026
Bob Dylan memberikan pidato penerimaan Nobelnya dan dituduh melakukan plagiarisme

Bob Dylan memberikan pidato penerimaan Nobelnya dan dituduh melakukan plagiarisme

Ini adalah ringkasan yang dibuat oleh AI, yang mungkin memiliki kesalahan. Untuk konteksnya, selalu rujuk artikel selengkapnya.

Penulis lagu terkenal ini mungkin mengambil beberapa bagian tulisannya dari makalah studi Moby Dick milik SparkNotes

JAKARTA, Indonesia – Kontroversi terus menghantui sosok Bob Dylan dan Hadiah Nobel Sastra yang diraihnya. Kali ini menyangkut dugaan plagiarisme pada materi pidato yang disampaikan Bob Dylan setelah ia dinobatkan sebagai peraih Nobel.

Diterbitkan dalam sebuah artikel Slate.comtulis penulis Andrea Pitzer bahwa mungkin saja penulis lagu terkenal itu menggunakan beberapa baris dari materi pelajaran Moby-Dick miliknya. Catatan Percikan untuk pidatonya.

Pitzer mengatakan dia menemukan kesamaan antara kedua tulisan itu setelah penulis lain, Ben Greenman, mengatakan Dylan mungkin juga menemukannya membuat kutipan dari buku.

“Bagi Anda yang mengetahui musik Dylan mungkin ingat kutipan Abraham Lincoln yang ia gunakan dalam lagu tersebut Bicaralah dengan Blues Perang Dunia III,tulis Andrea. “Jadi fakta Dylan membuat kutipan imajinatif bukanlah hal baru lagi. Tapi bagaimanapun, saya baru saja menemukan kutipan itu Moby-Dick apa yang diucapkan Dylan minggu lalu dikumpulkan dari kalimat-kalimat di situs web Catatan Percikan.”

Pitzer membandingkan kalimat dari makalah studi Catatan Percikan hingga karya klasik pidato penulis Herman Melville dan Dylan. Ia mencatat, ada 78 kalimat dalam pidato Dylan yang direferensikan dari Moby-Dick. Dan ada 20 frase yang sama dari SparkNotes. Pitzer juga menambahkan, ada beberapa kalimat yang tidak muncul dalam novel tersebut. Detail lengkap perbandingan keduanya dapat dilihat di Slate.com.

Pitzer kembali mengatakan bahwa dirinya mencoba menghubungi perusahaan rekaman Dylan, Columbia, untuk mengklarifikasi klaim tersebut, namun hingga saat ini ia belum menerima informasi apapun.

Ia pun mengatakan, isu plagiarisme bukan kali pertama menimpa Dylan. Pitzer menyebut album Dylan, Cinta dan Pencurian yang dirilis pada tahun 2001 sebagai contoh. Menurut Pitzer, judul albumnya sendiri meniru karya post-title Eric Lott Cinta dan Pencurian: Blackface Minstrelsy dan Kelas Pekerja Amerika.

Dylan juga mendapat kritik saat menggelar pameran lukisannya yang bertajuk Seri Asia pada tahun 2011, dimana banyak orang mengatakan bahwa karyanya mirip dengan Henri Cartier-Bresson dan Léon Busy.

Oktober 2016 lalu diumumkan bahwa Bob Dylan telah menerima Hadiah Nobel Sastra. Ia tercatat sebagai pencipta lagu pertama yang menerima penghargaan ini, tentu saja menimbulkan berbagai reaksi. Selain itu, Dylan tidak hadir pada acara penghargaan tersebut.

Terakhir, Dylan baru secara resmi menerima Nobel pada bulan April. Pidato penerimaannya direkam pada tanggal 4 Juni dan diunggah ke situs web Hadiah Nobel resmi pada tanggal 5 Juni. –Rappler.com

Togel Hongkong Hari Ini